Kamis 09 Apr 2026 07:54 WIB

Arab Saudi Sambut Gencatan Senjata AS-Iran

Saudi singgung soal Selat Hormuz.

Bendera Arab Saudi
Foto: Reuters/VOA
Bendera Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran. Saudi menekankan pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka guna menjamin kelancaran pelayaran tanpa hambatan.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (8/4/2026), Kementerian Luar Negeri menyambut pengumuman yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif terkait kesepakatan tersebut.

Baca Juga

Kerajaan memuji upaya Pakistan dalam memfasilitasi kesepakatan itu, serta menyoroti peran konstruktif kepemimpinannya. Khususnya, Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir dalam mendorong tercapainya hasil tersebut.

Pernyataan itu menegaskan dukungan Arab Saudi terhadap upaya mediasi Pakistan yang bertujuan mencapai kesepakatan jangka panjang guna menjamin keamanan dan stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut juga menyoroti perlunya menyelesaikan masalah-masalah lama yang telah berkontribusi terhadap ketidakstabilan di kawasan selama beberapa dekade terakhir.

Kementerian menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz sesuai dengan United Nations Convention on the Law of the Sea tanpa pembatasan.

Arab Saudi menyatakan harapannya agar gencatan senjata ini dapat menjadi jalan menuju de-eskalasi yang komprehensif dan berkelanjutan, memperkuat keamanan regional, serta mengakhiri tindakan-tindakan yang merusak kedaulatan dan stabilitas negara-negara di kawasan.

Sumber:

Saudi Gazette

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement