Ahad 22 Mar 2026 14:47 WIB

Dimona dan Arad Israel Luluhlantah Dibom Iran, Begini Analisis Pakar Militer

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Nashih Nashrullah
Kerusakan akibat serangan balasan Iran ke Kota Dimona, lokasi fasilitas nuklir Israel, Sabtu (21/3/2026) malam
Foto: Ilan Assayag/Reuters
Kerusakan akibat serangan balasan Iran ke Kota Dimona, lokasi fasilitas nuklir Israel, Sabtu (21/3/2026) malam

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Data lapangan menunjukkan rudal Iran jatuh di kota Dimona, selatan Israel, sementara Channel 12 Israel mengonfirmasi bahwa 20 orang terluka di 12 lokasi di wilayah tersebut.

Televisi Iran mengumumkan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas serangan musuh terhadap fasilitas nuklir Natanz, sambil menegaskan prinsip balasan setimpal.

Baca Juga

Dilansir Aljazeera, Ahad (22/3/2026) jurnalis Salam Khader menjelaskan melalui peta interaktif detail geografis Kota Dimona yang terbagi menjadi dua bagian utama yaitu bagian perumahan yang terletak di barat laut wilayah tersebut dan bagian selatan yang menampung reaktor nuklir Israel.

Menurut peta interaktif tersebut, rudal tersebut jatuh di pusat kota Dimona dan bukan di reaktor itu sendiri, dengan jarak antara kota dan reaktor sekitar 14 kilometer.

Nilai strategis reaktor

Sementara itu, pakar militer Brigadir Jenderal Elias Hanna mengatakan 12 korban luka di lokasi sasaran di Dimona menegaskan bahwa Teheran menggunakan rudal cluster dalam serangan ini.

Perlu dicatat bahwa rudal cluster meledak pada ketinggian 7 kilometer di atas permukaan tanah dan melepaskan antara 20 hingga 80 bom cluster yang masing-masing beratnya 7 kilogram, serta menyebar dalam lingkaran berdiameter 8 kilometer.

Menurut pandangan Hanna—dalam analisis militer di saluran Aljazeera—serangan terhadap kota Dimona merupakan sinyal yang jelas terhadap reaktor nuklir yang memiliki nilai strategis besar, sambil mencatat bahwa Israel memiliki sekitar 60 bom nuklir dan menerapkan strategi kerahasiaan.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi