Sabtu 21 Mar 2026 10:32 WIB

Gubernur: 1,3 Juta Kendaraan Masuk Wilayah Jateng Sepanjang Arus Mudik Lebaran

Kendaraan yang keluar dari Jateng sekitar 750 ribu unit.

Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, setidaknya 1,3 juta kendaraan terpantau masuk ke wilayah Jateng di periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah.

"Seperti diketahui, sentralnya mudik ya di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkan adanya peningkatan dari tahun lalu," katanya, di Semarang, Jumat (20/3/2026) malam.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan mantan kapolda Jateng itu saat pantauan malam takbiran dan arus mudik Lebaran di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah, Semarang.

Pantauan dilakukan bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan forkopimda lainnya. Dalam pantauan tersebut, pihak gubernur melakukan video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Ia melaporkan, situasi dan kondisi di Jateng aman, termasuk saat malam takbiran yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk takbir keliling dan sebagainya.

"Kami laporkan Pak Kapolri, saat ini kami hadir di Simpang Lima. Simpang Lima tidak terlalu ramai, kegiatan takbir (keliling) boleh dilakukan asal koordinasi dengan aparat," katanya. 

photo
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi memberikan keterangan kepada awak media di kantornya soal kenaikan UMP Jateng 2026, Rabu (24/12/2025). - (Kamran Dikarma/Republika)

 

 

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement