REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, setidaknya 1,3 juta kendaraan terpantau masuk ke wilayah Jateng di periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah.
"Seperti diketahui, sentralnya mudik ya di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkan adanya peningkatan dari tahun lalu," katanya, di Semarang, Jumat (20/3/2026) malam.
Hal tersebut disampaikan mantan kapolda Jateng itu saat pantauan malam takbiran dan arus mudik Lebaran di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah, Semarang.
Pantauan dilakukan bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan forkopimda lainnya. Dalam pantauan tersebut, pihak gubernur melakukan video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Ia melaporkan, situasi dan kondisi di Jateng aman, termasuk saat malam takbiran yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk takbir keliling dan sebagainya.
"Kami laporkan Pak Kapolri, saat ini kami hadir di Simpang Lima. Simpang Lima tidak terlalu ramai, kegiatan takbir (keliling) boleh dilakukan asal koordinasi dengan aparat," katanya.




