Selasa 17 Mar 2026 20:09 WIB

Muslim Dihadang Ibadah Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, OKI Diminta Lakukan Tindakan Nyata

Umat Islam diminta tak melupakan perhatian ke Masjid Al Aqsa.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Jamaah Palestina berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk shalat Jumat kedua selama bulan suci Ramadhan, di Kota Tua Yerusalem, 27 Februari 2026.
Foto: EPA/ALAA BADARNEH
Jamaah Palestina berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk shalat Jumat kedua selama bulan suci Ramadhan, di Kota Tua Yerusalem, 27 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada bulan Ramadhan 2026, Zionis Israel menutup dan menghalangi umat Islam untuk melaksanakan ibadah di Masjid Al-Aqsa sejak akhir Februari 2026. Sehubungan dengan itu, Aqsa Working Group (AWG) menuntut seluruh negara berpenduduk mayoritas muslim sedunia yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar melakukan langkah nyata dalam melindungi Masjid Al-Aqsa. OKI diminta tidak sekedar membuat kecaman kepada Zionis Israel.

Ketua Presidium AWG, Anshorullah mengatakan bahwa kemuliaan komplek suci Masjid Al-Aqsa adalah tanggung jawab seluruh umat Islam, bukan hanya tanggung jawab rakyat Palestina. Apalagi OKI didirikan sebagai respons atas peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa pada tahun 1969 oleh ekstremis Zionis Israel.

Baca Juga

"AWG menyerukan kepada umat Islam sedunia untuk tidak pernah melepaskan perhatian kepada komplek Masjid Al-Aqsa sekaligus menegaskan bahwa persatuan umat dalam Al-Jama’ah dengan satu imamnya adalah satu-satunya jalan dalam membebaskan Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina," kata Anshorullah dalam pernyataan resmi AWG yang diterima Republika, Selasa (17/3/2026).

photo
Infografis tipologi masjid di Indonesia - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement