Jumat 13 Mar 2026 10:41 WIB

Houthi Yaman Tegaskan Siap Bertempur Bersama Iran Melawan AS-Israel

AS-Israel menyerang lebih dulu Iran.

Asap mengepul menyusul serangan udara Israel di Dahieh, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 11 Maret 2026.
Foto: EPA/WAEL HAMZEH
Asap mengepul menyusul serangan udara Israel di Dahieh, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 11 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Pemimpin Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi pada Kamis (12/3/2026) mengatakan bahwa kelompoknya akan mendukung Iran melawan agresi AS-Israel. Dia juga menyatakan bahwa gerakan tersebut siap menghadapi perkembangan apa pun dalam konfrontasi yang sedang berlangsung.

Dalam pidato yang disiarkan televisi oleh Al-Masirah TV, al-Houthi mengatakan bahwa serangan terhadap Iran merupakan "perang terhadap Islam dan Muslim" dan memperingatkan bahwa konflik tersebut menargetkan seluruh wilayah.

Baca Juga

Ia menekankan bahwa kelompok Houthi berdiri di samping rakyat Iran dan Republik Islam, seraya menambahkan bahwa kelompok tersebut siap untuk semua perkembangan dalam pertempuran ini.

Ketegangan regional meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari yang sejauh ini telah menewaskan sekitar 1.300 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS.

sumber : Dok Republika/ anadolu / antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement