Selasa 24 Feb 2026 21:42 WIB

Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area untuk Dukung Kelancaran Arus Lebaran 2026

realisasi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun lalu mencapai 154 juta orang.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Dudy Purwagandhi.
Foto: Dok Republika
Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Dudy Purwagandhi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mendorong agar masjid-masjid yang berada di sepanjang jalur mudik dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat atau rest area bagi para pemudik. Langkah ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

"Melalui pemanfaatan masjid-masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar pemudik dapat beristirahat dengan aman," ujar Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca Juga

Gagasan tersebut mengemuka setelah Menhub melakukan audiensi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. Pertemuan itu bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Menhub secara resmi memohon dukungan Kementerian Agama untuk merealisasikan rencana pemanfaatan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai tempat beristirahat, khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor. Masjid-masjid tersebut diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, penerangan, serta ruang istirahat bagi masyarakat.

"Sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama menjadi sangat penting, mengingat momentum Idul Fitri tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat," kata Dudy.

Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026

Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat, diperkirakan sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan selama libur Idul Fitri 2026. Meskipun angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan hasil survei tahun lalu yang mencapai 146 juta orang, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan mobilitas. Sebagai catatan, realisasi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun lalu bahkan mencapai 154 juta orang.

Mayoritas perjalanan diprediksi bertujuan untuk mudik dan bersilaturahmi ke kampung halaman, mencakup sekitar 66 persen dari total responden survei.

Selain memanfaatkan rumah ibadah, Kemenhub juga menyiapkan fasilitas lain sebagai titik istirahat, seperti terminal dan jembatan timbang yang berada di jalur mudik.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement