REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas mengingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak menyamakan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Menurut dia, jika Presiden AS Donald Trump berani menyerang Ali Khamenei sebagaimana yang terjadi terhadap Maduro, konsekuensinya bisa meluas menjadi perang berkepanjangan yang menyeret banyak negara dan mengguncang stabilitas serta ekonomi global.
Buya Anwar mengatakan, AS jangan menyamakan Iran dengan Venezuela, dan jangan menyamakan Ali Khamenei dengan Nicolas Maduro. Jika Trump berani melakukan sesuatu terhadap Ali Khamenei seperti yang dilakukannya terhadap Maduro, maka dunia akan berada dalam bahaya besar. Dia mengingatkan, dunia akan terseret ke dalam perang panjang seperti yang terjadi di Afghanistan.
View this post on Instagram
"Di bagian-bagian awal dengan kekuatan persenjataannya AS bisa saja menekuk Iran seperti yang mereka lakukan terhadap Taliban di Afghanistan, tapi kemudian apa yang terjadi? Rakyat Afganistan bersama Taliban melakukan perlawanan sehingga akhirnya AS harus angkat kaki," kata Buya Anwar kepada Republika, Kamis (13/2/2026)
Menurut dia, demikian pula halnya yang akan terjadi di Iran. Rakyat Iran tentu tidak akan tinggal diam. Berbagai bentuk perlawanan akan mereka lakukan sehingga rakyat AS jelas tidak akan bisa bebas pergi kemana-mana di dunia ini. Bagi rakyat Iran, ujar dia, membalas tindakan buruk AS dengan hal yang setimpal merupakan tugas suci.




