Selasa 03 Feb 2026 07:23 WIB

Baznas Kirim 200 Sapi ke Aceh untuk Tradisi Meugang Jelang Ramadhan

Melalui program ini, Baznas berharap dapat membantu warga Aceh merayakan Meugang.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Petugas Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Bidang Peternakan Kota Lhokseumawe memeriksa kesehatan mulut hewan kurban di salah satu peternakan di Desa Bandar Masen, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (30/6/2022). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan seluruh hewan kurban dan hewan untuk kebutuhan meugang hari raya Iduladha yang dijual dalam kondisi sehat terutama terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sehingga layak dikonsumsi.
Foto: ANTARA/RAHMAD
Petugas Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Bidang Peternakan Kota Lhokseumawe memeriksa kesehatan mulut hewan kurban di salah satu peternakan di Desa Bandar Masen, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (30/6/2022). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan seluruh hewan kurban dan hewan untuk kebutuhan meugang hari raya Iduladha yang dijual dalam kondisi sehat terutama terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sehingga layak dikonsumsi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI akan mengirimkan dua ratus ekor sapi hidup ke Aceh dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang, budaya turun-temurun masyarakat Aceh menjelang Ramadhan.

Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menjelaskan, Meugang merupakan tradisi penting yang masih dijaga kuat oleh masyarakat Aceh. 

Baca Juga

“Ada yang menarik, dalam waktu dekat insya Allah kita akan melakukan Meugang. Itu adalah tradisi penyembelihan hewan kerbau atau sapi yang dilakukan sebelum puasa Ramadhan di Aceh,” ujar Saidah saat konferensi pers Program Ramadhan Baznas 2026 di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, Baznas akan menyiapkan sekitar 100 hingga 200 ekor sapi hidup yang selanjutnya dikirim ke Aceh untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.“Insya Allah Baznas akan menyiapkan 100-200 sapi hidup yang akan kita bawa ke Aceh,”kata dia.

Menurut Saidah, penyerahan bantuan sapi tersebut akan dilakukan secara simbolis kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Penyerahan itu akan melibatkan Ketua Baznas Prof Noor Ahmad sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghormati kearifan lokal Aceh.

“Nanti akan kita serahkan ke Mualem. Mualem bersama Pak Ketua Baznas dan bersama Pak Menko akan menyerahkan itu di Aceh sebagai bagian dari menghormati tradisi Meugang,” kata dia.

photo
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan. - (Dok. BAZNAS)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement