Jumat 19 Dec 2025 16:58 WIB

Mesir Klarifikasi Kesepakatan Terbesar Pembelian Gas Israel, Begini Katanya

Israel glorifikasi kesepakatan gas terbesar dengan Mesir.

Mesir-Israel
Mesir-Israel

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO— Badan Informasi Umum Mesir (GIA) pada Kamis (19/12/2025) mengatakan perjanjian ekspor gas antara Mesir dan Israel merupakan bagian dari kontrak komersial murni.

Perjanjian disepakati berdasarkan pertimbangan ekonomi dan investasi semata, tanpa melibatkan dimensi atau pemahaman politik apa pun.

Baca Juga

Ketua GIA, Diaa Rashwan, dikutip Aljazeera, Jumat (19/12/2025) menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa yang terjadi adalah kontrak komersial yang tunduk pada aturan pasar dan mekanisme investasi internasional, jauh dari penggunaan atau interpretasi politik.

Rashwan menegaskan posisi Mesir terhadap masalah Palestina tetap dan tidak akan berubah, didasarkan pada dukungan terhadap hak-hak sah rakyat Palestina dan penolakan terhadap pemindahan paksa serta berpegang teguh pada solusi dua negara.

Dia menambahkan, pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian tersebut adalah perusahaan-perusahaan komersial internasional yang terkenal di sektor energi.

Termasuk perusahaan Amerika Chevron, serta perusahaan-perusahaan Mesir yang bergerak di bidang penerimaan, pengangkutan, dan perdagangan gas, tanpa adanya campur tangan langsung dari pemerintah dalam penandatanganan kontrak-kontrak tersebut.

Rashwan menunjukkanperjanjian tersebut memberikan keuntungan strategis yang jelas bagi Mesir, yaitu memperkuat posisinya sebagai satu-satunya pusat perdagangan gas di Timur Tengah.

Hal ini dengan mengandalkan infrastruktur canggih yang mencakup terminal pengolahan, jaringan transportasi, serta kapasitas penyimpanan dan perdagangan, sehingga menjamin keberlanjutan pengoperasian aset-aset tersebut dan memaksimalkan manfaat ekonominya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement