Selasa 11 Jun 2024 14:44 WIB
Laporan langsung dari Makkah, Arab Saudi

BPKH Limited: Hotel Jamaah Kini Ada Pedagang Bakso Hingga Soto

Adanya kantin tersebut juga dapat memberikan alternatif kepada jamaah haji Indonesia

Rep: Tim Republika/ Red: A.Syalaby Ichsan
Timwas Haji DPR RI mengunjungi pemondokan di Azizia, Kota Mekkah Sektor 3 yang dihuni jamaah haji asal Kabupaten Wajo dan berbagai daerah di seluruh Indonesia, Sabtu (24/6/2023). Dalam kunjungan itu Timwas Haji DPR RI mengapresiasi kekompakan jamaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Foto: Dok DPR RI
Timwas Haji DPR RI mengunjungi pemondokan di Azizia, Kota Mekkah Sektor 3 yang dihuni jamaah haji asal Kabupaten Wajo dan berbagai daerah di seluruh Indonesia, Sabtu (24/6/2023). Dalam kunjungan itu Timwas Haji DPR RI mengapresiasi kekompakan jamaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited memberikan kemudahan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menyewa area lobi hotel yang ditempati jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Pada tahun ini, BPKH sudah menyewakan lebih dari 120 tenant kepada UMKM, yang kebanyakan berasal dari Indonesia.  

Direktur BPKH Limited, Sidiq Haryono mengatakan, jumlah area yang disewakan ke UMKM tersebut naik signifikan dibandingkan tahun lalu. "Tahun lalu, kita sudah belajar untuk merintis menyewakan 18 titik tenant, dan alhamdulillah tahun ini kita meningkat dari 18 menjadi 120 lokasi," ujar Sidiq di Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6/2024).

Baca Juga

photo
Direktur BPKH Limited, Sidiq Haryono saat bekerja di Makkah. - (Dok Republika)

 

Seperti diketahui, hotel yang disewa oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk melayani jamaah haji Indonesia biasanya satu bangunan penuh. Jadi, Kemenag tidak hanya menyewa kamar saja, tetapi termasuk lobi, area restoran, area parkir, area tempat cuci, kamar, dan lain-lain. 

 

Menurut Sidiq, pihaknya bekerjasama dengan Kemenag untuk memanfaatkan beberapa area di hotel tersebut. Dia menjelaskan, hal ini dalam rangka efisiensi dari komponen biaya akomodasi pelaksanaan haji tahun ini.

"Maka kemudian kita manage, kita petakan area-area mana yang kemudian kita bisa komersialkan. Kalau di lobi itu bisa digunakan untuk toko-toko, toko souvernir, toko kebutuhan harian," ucap Sidiq. 

Di hotel-hotel jamaah Indonesia saat ini juga banyak terdapat kantin-kantin yang telah menjual makanan khas Indonesia. Menurut Sidiq, beberapa lokasi kantin tersebut juga disewakan oleh BPKH Limited untuk mendapatkan nilai efisiensi. 

"Kita sewakan kepada para pengusaha UMKM  yang kebanyakan mereka adalah diaspora dari Indonesia. Sehingga jualan atau produk-produknya adalah produk-produk makanan khas Indonesia," kata Sidiq.

Selain bisa mendapatkan nilai efisiensi, tambah dia, adanya kantin tersebut juga dapat memberikan alternatif kepada jamaah haji Indonesia ketika merasa bosan dengan konsumsi katering yang telah disediakan. 

"Kalau misalkan mereka rindu untuk makan bakso,  mereka bisa menemukan bakso. Mereka merindukan ada makanan soto, kita juga ada beberapa tenant yang menjual soto. Jadi itu manfaatnya," jelas dia.

 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement