Senin 20 May 2024 21:43 WIB

10 Bus Bawa 392 Jamaah Haji dari Madinah ke Makkah

Jamaah haji berangkat dari hotel sudah mengenakan kain ihram.

Kedatangan jamaah haji Indonesia kloter Jakarta di Makkah
Foto: Republika
Kedatangan jamaah haji Indonesia kloter Jakarta di Makkah

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Karta Raharja Ucu dari Madinah, Arab Saudi

Sepuluh bus rombongan jamaah haji Indonesia berangkat dari Madinah menuju Mekkah, Senin (20/5/2024) pukul 05.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Sebanyak 392 jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasih Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) diberangkatkan perdana dari Hotel Abraj Taba.

Baca Juga

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi yang melepas 10 bus rombongan jamaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah mengatakan, jamaah haji yang berangkat dari Madinah ke Mekkah akan mengambil Miqat di masjid Bir Ali untuk selanjutnya melaksanakan ibadah Umrah di Makkah Al Mukarramah. "Alhamdulillah pagi ini jamaah haji yang diberangkatkan ke Makkah ada 392 jemaah yang tergabung dalam kloter JKG-01, jamaah haji dari Jakarta Barat. Mereka berangkat dari hotel sudah mengenakan kain ihram," ujar Ali di Madinah, Senin.

Kloter JKG-01 adalah jamaah yang pertama kali tiba di Madinah pada 12 Mei 2024. Saat itu, ada 393 jamaah, tetapi dalam keberangkatan ke Mekkah ada satu jamaah yang sakit dan dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Jamaah yang sakit itu akan diberangkatkan setelah pulih.

 

Selain JKG-01, hari ini tujuh kloter lain yang akan diberangkatkan ke Makkah, yaitu: JKG-02, JKS-01, JKS-02, BTH-01, dan PLM-01 yang diberangkatkan pada jam 14.00 WAS. Sementara SUB-01 dan UPG-01 akan diberangkatkan pada pada jam 17.00 WAS.

"Total jamaah yang diberangkatkan ke Makkah hari ini mencapai 3.425 orang, menggunakan 85 bus," sebut Ali Machzumi.

Hingga kini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Madinah masih terus menerima kedatangan jamaah haji gelombang pertama yang sudah mencapai 58 ribu jamaah. Diperkirakan, akan ada 90 ribu jamaah haji yang akan tiba di Kota Nabawi melalui bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. 

 

 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement