Kamis 21 Mar 2024 19:38 WIB

Bupati Muaro Jambi Ingatkan Soal Kepekaan Sosial

Pemkab Muaro Jambi gelar doa bersama yatim dhuafa.

Kegiatan doa bersama yatim dan duafa yang diselenggarakan Bachyuni Deliansyah.
Foto: istimewa/doc humas
Kegiatan doa bersama yatim dan duafa yang diselenggarakan Bachyuni Deliansyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mata Pj Bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah, terlihat berkaca-kaca saat ratusan anak yatim dan duafa mendoakannya. Bachyuni mengaku terharu dengan doa mereka.

“Saya merasa Ramadhan kali ini tidak sempurna jika tidak meluangkan waktu untuk memuliakan adek-adek yatim dan para duafa dengan mengundangnya datang ke rumah dinas untuk berbuka bersama. Ini menjadi bagian kebahagiaan saya dan keluarga, bisa berbuka bersama dengan mereka yang mungkin kurang beruntung dibanding saya,” kata Bachyuni.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, pada Kamis (21/3/2024), menggelar ‘Doa Bersama Duafa dan Anak-anak Yatim’. Kegiatan ini  digelar di rumah dinas bupati, Kamis (21/3). Hadir pada acara tersebut sejumlah pejabat dan staf di lingkungan Pemkab Muaro Jambi dan sejumlah tokoh politik dan masyarakat.

Bachyuni mengatakan kehadiran anak-anak yatim dan para duafa ke rumah dinasnya itu merupakan sebuah penghormatan yang luar biasa. Menurut dia, mereka adalah tamu-tamu Allah yang punya tempat khusus dalam Alquran. 

Nabi Muhammad SAW pun memberi tempat istimewa kepada mereka. Apalagi, lanjutnya, Rasulullah adalah pribadi mulia yang juga yatim sebelum diangkat menjadi Rasulullah.

Karena itulah, Bachyuni berpesan kepada semua yang hadir untuk tidak menyakiti anak-anak yatim, termasuk menelantarkannya. “Ke depan, Pemkab Muaro Jambi harus punya program khusus untuk memuliakan anak-anak yatim, sekaligus untuk memikirkan masa depannya, termasuk makan dan pendidikannya,” tegasnya.

Bachyuni mengingatkan sekaligus mengajak semua pihak, khususnya para pejabat dan staf di lingkungan Pemkab Muaro Jambi untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Salah satunya peka terhadap nasib anak-anak yatim dan para duafa yang ada disekitar kita.

Sebelumnya, kegiatan dengan misi yang sama, dilakukan Bachyuni saat awal masuk Ramadhan. Salah satunya, Bachyuni mengajak istrinya untuk mendatangi salah satu rumah warga miskin dengan mengajaknya sahur perdana.

“Ini bagian dari panggilan hati saya untuk mengasah kepekaan sosial. Dan kegiatan ini akan terus saya lakukan selama Ramadhan. Bukan pada saat sahur pertama saja. Dengan begitu, saya dan keluarga, bisa ikut merasakan bagaimana jika kita berada dalam posisi seperti mereka,” ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement