Rabu 21 Feb 2024 09:31 WIB

Gandeng Baznas, PT PII Resmikan Rumah Kemas untuk UMKM

Dengan Rumah Kemas, diharapkan UMKM di Maros tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Gita Amanda
PT PII menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan program pembangunan dan pengembangan Rumah Kemas.
Foto: dok. Baznas
PT PII menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan program pembangunan dan pengembangan Rumah Kemas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan program pembangunan dan pengembangan Rumah Kemas. Program itu sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Baznas. 

Peresmian tersebut dilaksanakan di Rumah kemas di Maros, Sulawesi Selatan pada Selasa (20/2/2024). Program tersebut kemasan mulai dipersiapkan sejak Desember 2023 lalu, saat ini telah selesai dibangun sehingga sudah siap dijalankan.

Baca Juga

Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo dalam sambutannya yang diwakili oleh Senior Manager Corporate Secretary & Communication PT PII Fariza Astriny menyampaikan, kolaborasi PII dengan Baznas tersebut merupakan komitmen perseroan dalam mendukung kemajuan UMKM sebagai salah satu pilar program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) perusahaan. “Kami berharap program ini dapat membantu UMKM binaan Baznas khususnya di Maros Sulawesi Selatan ini untuk naik kelas melalui solusi pengemasan yang lebih baik sehingga daya saing produk semakin meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan bagi para UMKM binaan,” ujar Sutopo dalam keterangan resmi, Selasa (20/2/2024) lalu.

Ia menambahkan, program ini dilakukan di Maros guna mendukung UMKM di kawasan proyek Kereta Api Makassar Pare-pare yang juga berada di area tersebut. Salah satu proyek yang didukung PT PII melalui penjaminan proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 

“Program TJSL yang kami lakukan tentunya dapat memberikan dampak positif baik secara sosial dan ekonomi di area proyek yang kami dukung. Dengan UMKM yang naik kelas di Maros ini maka kami harapkan dapat meningkatkan perekonomian di daerah Maros seiring dengan semakin meningkatnyabkonektivitas dari dan ke Maros melalui Kereta Api Makassar-Pare pare,” tuturnya.

Ketua Baznas Prof Noor Achmad MA mengatakan, rumah kemas pada saat ini merupakan program rumah kemas kedua yang didirikan guna membantu mustahik binaan Baznas. Pemilihan lokasi di Maros didasarkan pada potensi yang dimiliki daerah tersebut dalam pengembangan UMKM. 

 "Dengan adanya Rumah Kemas, diharapkan UMKM di Maros dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih pesat," ujarnya. Ia menambahkan, Rumah Kemas bukan hanya sekadar tempat pengemasan produk, namun juga menjadi unit konsultasi yang memberikan bimbingan mengenai kemasan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement