Jumat 19 Jan 2024 21:23 WIB

Kenali 37 Penghambat Rezeki Ini, Banyak yang Lekat dengan Keseharian Kita

Allah SWT membukakan pintu rezeki untuk hamba pilihan-Nya

Rep: Umar Mukhtar / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi mencari rezeki. Allah SWT membukakan pintu rezeki untuk hamba pilihan-Nya
Foto: Mahmud Muhyidin
Ilustrasi mencari rezeki. Allah SWT membukakan pintu rezeki untuk hamba pilihan-Nya

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA—Ulama Imam Al Zarnuji menyampaikan beberapa hal yang menjadi faktor penghambat turunnya rezeki. Ulama bernama lengkap Burhan al-Din Ibrahim al-Zarnuji al-Hanafi ini menuliskannya dalam kitab berjudul Ta'lim Al Muta'allim, yang telah diterjemahkan Abdul Kadir Aljufri, diterbitkan Mutiara Ilmu.

Pembahasan itu dimasukkan Al Zarnuji ke dalam bab tentang hal-hal yang mendatangkan dan menghalangi rezeki serta yang menambah dan mengurangi umur.

Baca Juga

Pada bab tersebut, Al Zarnuji memulainya dengan menyampaikan bahwa setiap manusia membutuhkan makanan sehingga para murid pun harus tahu berbagai hal yang mendatangkan dan menghalangi rezeki. Juga mengenai apa yang menambah dan mengurangi usia. Al Zarnuji juga menukil sebuah hadits yang diriwayatkan Salman RA, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

لَا يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلَّا الْبِرُّ" Tidak ada yang bisa mencegah takdir kecuali doa dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali amal kebajikan." (HR  Tirmidzi)

Baca juga: Ayat Alquran yang Dibaca Abdullah Bin Masud Ini Membuat Air Mata Rasulullah SAW Menetes

 

 

Dijelaskan dari hadits itu bahwa sungguh seorang laki-laki bisa terhalang rezekinya karena dosa yang dikerjakan. Hadits ini juga menunjukkan, perbuatan dosa dapat menyebabkan terhambatnya rezeki. Terutama dosa karena dusta, sebab dusta itu dapat menyebabkan kefakiran.

"Begitu pun tidur di pagi hari, yang juga dapat menghambat rezeki. Dan banyak tidur menyebabkan seseorang miskin harta dan juga miskin ilmu," terang Imam Al Zarnuji.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement