Sabtu 30 Sep 2023 14:08 WIB

Jasa Sukarno Temukan Makam Imam Bukhari Hingga Jadi Wisata Religi di Uzbekistan

Makam Imam Bukhari sengaja disembunyikan saat itu.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Wakil Presiden KH Maruf Amin berziarah ke makam ulama terkenal di sela kunjungannya ke Uzbekistan yakni Imam Bukhari dan Al Maturidi, Kamis (15/6/2023).
Foto:

Imam Bukhari bernama lengkap Abu Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Ja’fi Al-Bukhari. Dia lahir di Bukhara pada 13 Syawal 194 H/21 Juli 810 M dan wafat di Khartank pada 1 Syawal 265 H/1 September 870 M. Imam Bukhari adalah seorang ulama ahli hadits yang masyhur.

Sebagian ulama menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits, yakni pemimpin orang-orang yang beriman dalam hal ilmu hadis. Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadis shahih, Imam Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits, mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya.

Di antara kota-kota yang disinggahinya antara lain Basrah, Mesir, Hijaz (Makkah dan Madinah), Kufah, dan Baghdad. Di Baghdad sendiri, Imam Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan seorang ulama besar, Ahmad bin Hanbal.  

Di kota-kota itu ia pun bertemu dengan 80 ribu perawi hadits. Dari mereka ia mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Kemudian menyaringnya menjadi 7.275 hadits.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement