Jumat 08 Sep 2023 06:59 WIB

Darurat Judi Online, Ustadz Wijayanto: Mereka Kurang dalam Tiga Hal

Orang yang berjudi tidak bisa mengendalikan nafsunya atau buta terhadap dunia.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Ustadz Wijayanto menyampaikan tausiyah saat gelaran Festival Hijriah di Jogja Expo Center, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/8/2023). Dalam tausiyahnya ustadz Wijayanto menyampaikan pesan dakwah terkait hijrahnya seorang muslim dengan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan dengan manusia. Republika Festival Hijriah digelar oleh Republika bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Komite Tiongkok dalam rangka menyambut 1 Muharram 1445 Hijriah yang berlangsung hingga 10 Agustus mendatang di sembilan kota. Kota Yogyakarta merupakan kota yang ke delapan dan akan ditutup di Kota Surabaya pada 10 Agustus mendatang. Selain tausiyah, gelaran Festival Hijriah juga menghadirkan beragam kegiatan seperti bazar UMKM dan penampilan seni budaya Xinjiang dari komunitas muslim Xinjiang.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ustadz Wijayanto menyampaikan tausiyah saat gelaran Festival Hijriah di Jogja Expo Center, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/8/2023). Dalam tausiyahnya ustadz Wijayanto menyampaikan pesan dakwah terkait hijrahnya seorang muslim dengan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan dengan manusia. Republika Festival Hijriah digelar oleh Republika bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Komite Tiongkok dalam rangka menyambut 1 Muharram 1445 Hijriah yang berlangsung hingga 10 Agustus mendatang di sembilan kota. Kota Yogyakarta merupakan kota yang ke delapan dan akan ditutup di Kota Surabaya pada 10 Agustus mendatang. Selain tausiyah, gelaran Festival Hijriah juga menghadirkan beragam kegiatan seperti bazar UMKM dan penampilan seni budaya Xinjiang dari komunitas muslim Xinjiang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Judi online saat ini di Indonesia tampaknya semakin ramai dan digandrungi masyarakat. Lembaga riset keamanan siber CISSRec bahkan menyebut saat ini Tanah Air sedang dalam kondisi darurat judi online.

Di media sosial, iklan-iklan yang mempromosikan aktivitas ini semakin marak. Bahkan, nama aktris kondang Indonesia, Wulan Guritno, ikut terseret di dalamnya.

Baca Juga

Menurut Ustadz Wijayanto, ada alasan mengapa saat ini banyak orang yang kecanduan dan terjerumus perilaku yang dilarang oleh Allah SWT itu. Salah satunya, mereka kekurangan tiga hal penting.

"Orang itu harus mengerti tiga hal sebelum melakukan sesuatu, yaitu bahayanya, dosanya dan kerugiannya. Kalau dalam bahasa Arab itu hamyah, azimah, dan fadillah atau kepentingannya, kemuliaannya dan keuntungannya," ucap dia saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (8/9/2023).

 

Sebagaimana berjudi, ia menyebut perbuatan maksiat ini tidak akan dihindari apabila seseorang tidak tahu bahayanya, hinanya, dan kerugian dari perilaku tersebut.

Di sisi lain, Ustadz Wijayanto menerangkan musuh dari agama adalah nafsu dan dunia. Seseorang selamanya tidak akan pernah beragama dengan baik, apabila ia masih tidak bisa mengendalikan nafsunya atau buta terhadap dunia.

Nabi Muhammad SAW pun pernah menyebut bahwa cinta kepada dunia adalah sumber dari semua dosa. Dalam kitab Syu'ab Al Iman, Al Baihaqi pun meriwayatkan, "Hubbuddunya ra’su kulli khathi’ah" atau cinta dunia adalah biang semua kesalahan.

Kaya tanpa mau kerja keras...

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement