Rabu 30 Aug 2023 08:40 WIB

Apa Itu Abaya? Pakaian yang Dilarang Menteri Pendidikan Prancis di Sekolah

Sejak 2010, penggunaan cadar di tempat umum juga merupakan pelanggaran hukum.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Murid menghadiri kelas selama pembukaan kembali di sekolah dasar Victor Schoelcher di Montpellier, Prancis, 01 September 2020. Anak-anak Prancis kembali ke sekolah pada 01 September ketika Prancis menghadapi peningkatan penyebaran virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 . Kasus di Prancis meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Foto:

Lantas, apa itu abaya?

Abaya merupakan gaun panjang yang menutupi kedua lengan dan kaki, tetapi tidak menutupi kepala atau telapak tangan. Meskipun jubah ini populer di negara-negara mayoritas Arab, namun pakaian tersebut tidak memiliki makna keagamaan yang jelas.

Kebanyakan abaya dikenakan oleh wanita Muslim, yang ingin mengikuti ajaran Alquran tentang kesopanan. Sebagian umat Islam menganggap tubuh perempuan, kecuali wajah dan telapak tangan, adalah aurat dan harus disembunyikan di depan umum dan tidak boleh dilihat oleh laki-laki yang bukan mahram.

Abaya juga dikenal dengan beberapa nama lain, antara lain kaftan, djellaba, gallabiyah dan umaniyah. Asal usul pakaian tersebut masih belum jelas. Namun menurut sejarawan, pakaian ini berasal dari peradaban kuno Mesopotamia sekitar 4.000 tahun yang lalu.

Sejarawan lain mengklaim abaya diperkenalkan di Arab Saudi 80 tahun yang lalu, yang dibeli di sana oleh para pelancong dari negara tetangga Irak dan Iran. Hal ini lantas diadopsi oleh para pengembara di gurun pasir, yang sebelumnya mengenakan gaun panjang berwarna dan longgar dengan syal yang serasi untuk menutupi kepala dan wajah.

Di Arab Saudi, misalnya, pakaian abaya ini sering kali berwarna hitam. Namun, abaya juga bisa hadir dalam warna lain dan menampilkan dekorasi yang rumit.

Dewan Kepercayaan Muslim Perancis berpendapat abaya bukanlah pakaian keagamaan, melainkan pakaian yang terikat dengan budaya Arab.

“Kecuali semua pakaian panjang dilarang sama sekali di sekolah, bagi siswa dan guru. Terlepas dari agama mereka, mustahil menerapkan tindakan yang secara khusus menargetkan abaya tanpa jatuh ke dalam perangkap diskriminasi dan kesewenang-wenangan,” kata kelompok tersebut dikutip di Miami Herald, Rabu (30/8/2023).

Juru bicara pemerintah Prancis Olivier Veran berpendapat abaya adalah jelas merupakan pakaian keagamaan. Busana tersebut dipandang sebagai tindakan yang bertujuan mendorong orang masuk Islam.

Menteri Pendidikan Perancis Gabriel Attal mengatakan abaya tidak memiliki tempat di sekolah, karena melanggar prinsip laicite. Ini merupakan sekularisme versi negara. yang menjamin netralitas negara dan masyarakat terhadap simbol-simbol agama.

“Saat Anda memasuki ruang kelas, Anda seharusnya tidak bisa membedakan atau mengidentifikasi agama siswa hanya dengan melihatnya,” kata Attal kepada saluran TV Prancis TF1.

Apa itu laicite?

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement