Jumat 05 May 2023 18:39 WIB

Qari Tunanetra Terkemuka New Jersey Itu Wafat, Syekh Mishary Hingga Syekh Barrak Berduka

Sheikh Kamel meninggal dunia di New Jersey Amerika Serikat

Rep: Zahrotul Oktaviani / Red: Nashih Nashrullah
Sheikh Kamel meninggal dunia di New Jersey Amerika Serikat
Foto: Dok Istimewa
Sheikh Kamel meninggal dunia di New Jersey Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, TRENTON – Sheikh Abdullah Kamel dilaporkan meninggal dunia akhir April kemarin. Ia merupakan seorang qari dan cendekiawan Alquran terkenal, yang pembacaan Alqurannya sangat merdu dan tulus menyentuh semua orang. 

Berita kematiannya yang mendadak menyebar di media sosial. Umat Islam di seluruh dunia berduka atas kehilangannya, sekaligus memberikan penghormatan atas hidup dan kontribusinya kepada komunitas Islam. “Dengan berat hati kami mengumumkan meninggalnya Syekh Abdullah Kamel tercinta, yang memimpin kami dalam sholat Tarawih tahun lalu dan sholat Idul Fitri tahun ini,” tulis Pusat Islam Al Tauhid dalam sebuah unggahan di Facebook, dikutip di About Islam, Jumat (5/5/2023). 

Baca Juga

Selanjutnya, mereka menulis Syekh Abdullah Kamel merupakan seorang qari Alquran yang terkenal di dunia, yang mana suaranya selalu memenuhi hati dengan cinta kepada Allah SWT. Pihaknya pun akan selalu menghargai kenangan akan bacaannya yang indah. 

Seorang cendekiawan Muslim di Amerika Serikat, Mohammad Elshinawy, juga memberikan penghormatan kepada mendiang Syekh. 

 

Dia menyebut masih tidak percaya dengan hal ini, mengingat sosoknya baru saja mengadakan acara buka puasa di rumah beberapa minggu yang lalu dan memimpin Tarawih di masjid Elshinawy. 

"Ya Allah, kumpulkan kami dengannya di sekitar singgasana-Mu sebagaimana Engkau telah mengumpulkan kami bersamanya dengan kitab-Mu yang agung,” ujar dia. 

Nama Sheikh Abdullah Kamel menduduki puncak platform komunikasi dan Google Arab setelah pengumuman kematiannya. 

Sejumlah besar pembaca, pengunjung masjid, penggemar dan pengikutnya di media sosial turut berduka atas kematiannya. 

Salah satu pembaca karyanya, Mishary Al-Afasy, ikut meratapi kepergian Syekh Abdullah Kamel. Ia memanjatkan doa agar Allah SWT memaafkan dosa almarhum, menaikkan derajatnya, melebarkan kuburnya, membasuh dia dengan air, salju dan hujan es, serta menyembuhkan penderitaan keluarga dan orang-orang yang dicintainya. 

Syekh Muhammad Al-Barrak juga memberikan penghormatan kepada mendiang. “Ya Tuhan, ampunilah dan kasihanilah hambamu Abdullah Kamel, maafkan dia, hormati dia, perluas pintu masuknya, basuh dia dengan air, salju dan hujan es, dan sucikan dia dari dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Kami milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali," kata dia.

Baca juga: Shaf Sholat Campur Pria Wanita di Al Zaytun, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukumnya 

Salah satu upaya yang dilakkan untuk almarhum adalah berusaha membantu anak yatimnya. Lembaga bernama Sh Mohammad Elshinawy memulai kampanye Launchgood dan berupaya mengumpulkan 100 ribu dolar AS. 

“Kampanye ini mengumpulkan donasi atas nama Sheikh Abdallah Kamel untuk diberikan kepada keluarganya. Kami Mohon kepada Allah untuk menerimanya di Jennah tingkat tertinggi,” bunyi kampanye tersebut.

Sheikh Kamel lahir dalam kondisi buta pada 1985 di Kegubernuran Fayoum di Mesir. Ia berhasil menghafal seluruh Alquran sejak kecil dengan metode Braille. Ia lulus dari Fakultas Dar Al-Uloom, Universitas Fayoum pada 2005. 

Sheikh Kamel terkenal dengan suaranya yang merdu saat membaca Alquran dan banyak menulis puisi. Dia memiliki banyak rekaman di saluran YouTube resminya, yang telah diikuti oleh lebih dari satu juta orang. 

 

Sumber: aboutislam  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement