Jumat 10 Mar 2023 17:51 WIB

Ramadhan Tahun Ini, Baznas Pusat Targetkan Himpun Zakat Rp 301 Miliar

Baznas menggunakan beragam cara untuk mengumpulkan zakat, termasuk dengan robot.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Baznas RI menggelar Tarhib Ramadhan 1444 H dengan meluncurkan Program Menulis Alquran di kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Ramadhan Tahun Ini, Baznas Pusat Targetkan Himpun Zakat Rp 301 Miliar
Foto: Republika/Umar Mukhtar
Baznas RI menggelar Tarhib Ramadhan 1444 H dengan meluncurkan Program Menulis Alquran di kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Ramadhan Tahun Ini, Baznas Pusat Targetkan Himpun Zakat Rp 301 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan menyampaikan Tarhib Ramadhan 1444 H digelar sebagai program Ramadhan Baznas tahun ini. Program ini meliputi sejumlah kegiatan, di antaranya kegiatan pengumpulan dan dakwah zakat.

"Ramadhan adalah bulan terbaik bagi Baznas untuk menggelorakan dakwah zakat sekaligus pengumpulan zakat. Maka target pengumpulan untuk Baznas Pusat pada Ramadhan tahun ini Rp 301 miliar," kata dia dalam konferensi pers di kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (10/3/2023).

Baca Juga

Rizaludin melanjutkan, untuk Baznas seluruh Indonesia dan lembaga-lembaga amil zakat, akan ditargetkan mencapai Rp 11 triliun. Sumber penghimpunannya, pertama adalah yang masuk ke rekening Baznas.

Kedua ialah pengadministrasian zakat fitrah yang saat ini dalam konsolidasi untuk kemudian dilaporkan. Pengumpulan yang dilakukan pada Ramadhan 1444 H, Baznas juga akan menggunakan robot zakat yang dinamai Si Rozak. Robot Si Rozak ini akan ada di sejumlah mal di Jabodetabek dan akan berjalan untuk menyampaikan pesan mengingatkan pembayaran zakat.

 

"Si Rozak ini sudah dites berkali-kali, bekerja sama dengan perusahaan penyedia robot. Dan akan kita luncurkan oleh Pak Ketua (Noor Achmad). Ini bagian dari pelayanan dan kampanye zakat, serta dakwah zakat. Juga akan ada QRIS yang ditempel agar semua orang bisa membayar zakat langsung," jelasnya.

Rizaludin menuturkan, pada Ramadhan tahun lalu, Baznas punya zakat metaverse. Sedangkan Ramadhan tahun ini Baznas memiliki robot zakat Si Rozak. Dia menekankan, Baznas akan terus melakukan program pelayanan terbaik untuk pengumpulan, di antaranya adalah program jemput zakat 24 jam.

"Siapa yang ingin berzakat, atau mau menghitung zakatnya, kami menyiapkan tim dan saat ini ada 200-an relawan yang kita himpun untuk pelayanan ini," ujarnya.

Baznas juga memiliki 100 lebih kanal digital sebagai bagian dari program pengumpulan zakat. "Dengan kanal digital tersebut, masyarakat bisa membayar zakat sesuai kanal digital yang biasa digunakannya, baik kanal digital e-commerce, crowdfunding, website, sosmed, maupun lainnya," kata Rizaludin.

Dia menambahkan, Baznas juga tetap menyediakan outlet-outlet zakat secara fisik yang tersebar di 33 mal serta perkantoran. "Nanti ada konter zakat di tempat-tempat keramaian. Fungsinya, pertama, untuk dakwah zakat dan kedua, untuk pengumpulan dalam hal mempermudah pengumpulan zakat," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement