REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- General Manager Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Ahmad Faqih Syarafaddin mengakui adanya fenomena penurunan penghimpunan dana zakat di sejumlah daerah di Indonesia. Meski demikian, ia menyebut kondisi tersebut tidak sepenuhnya terjadi secara merata di semua lembaga amil zakat (LAZ).
Faqih mengatakan, secara pribadi dirinya belum mendalami secara detail data penurunan penghimpunan zakat tersebut. Namun berdasarkan pemberitaan di berbagai media, penurunan penghimpunan zakat memang terjadi di sebagian wilayah Indonesia. Berbeda dengan kondisi nasional tersebut, Dompet Dhuafa justru mencatatkan kenaikan penghimpunan zakat pada 2025, meskipun tidak signifikan.
“Penghimpunan zakat kami (Dompet Dhuafa) di tahun 2025 mengalami kenaikan sekitar 5 persen,” kata Faqih kepada Republika, Rabu (7/1/2026)
Kendati naik, menurutnya, angka tersebut menjadi sinyal peringatan bagi lembaga zakat untuk bergerak lebih cepat, lebih lincah, dan lebih agresif dalam mensosialisasikan kewajiban zakat kepada masyarakat.
Ia menilai, jika lembaga zakat tidak melakukan langkah strategis sejak dini, bukan tidak mungkin penghimpunan zakat Dompet Dhuafa pada tahun-tahun mendatang juga berpotensi mengalami penurunan.




