Senin 06 Mar 2023 16:00 WIB

Doha Menggelar Festival Madu dan Kurma Terbesar

Festival ini menjadi peluang baik untuk memasarkan produk lokal dan internasional.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Kurma (ilustrasi). Doha Menggelar Festival Madu dan Kurma Terbesar
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Kurma (ilustrasi). Doha Menggelar Festival Madu dan Kurma Terbesar

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Festival madu dan kurma terbesar berlangsung di Al Ahmad Souq Waqif Square di Doha, Qatar pada Ahad (5/3/2023). Pameran madu dan kurma yang dikenal dengan pameran Sauq Waqif itu rencananya akan berlangsung hingga 11 Maret.

 

Baca Juga

Seperti dilansir Gulf Times, Senin (6/3/2023), festival madu dan kurma itu diikuti sejumlah negara seperti Arab Saudi, Bahrain, Aljazair, dan Mesir. Pengelola festival, Khalid Saif al-Suwaidi, mengatakan festival ini menjadi peluang yang baik untuk memasarkan produk lokal dan internasional.

Pameran kurma dan madu ini merupakan platform yang sangat baik untuk pertukaran pengalaman dan ide terkait di antara para pemangku kepentingan. Hal ini dapat membantu mereka meningkatkan produksi dan cara menampilkan dan mengemas produk dan menjangkau pasar baru. 

 

 

Al Suwaidi mengatakan pameran tersebut memiliki laboratorium pengujian madu, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Masyarakat, untuk menentukan kualitas dan kemurnian madu yang dipamerkan. Selain itu, akan diadakan kompetisi untuk memilih madu terbaik dalam dua kategori lokal dan internasional  dan pemenangnya akan mendapatkan penghargaan yang sangat baik. 

Selanjutnya, pameran tersebut memiliki stan khusus untuk apitherapy dengan spesialis di bidangnya dari Oman, seperti Hassan Thalib al-Lawati. Duta Besar Eshimbekov mengatakan empat perusahaan dari Kyrgyzstan ikut serta dalam pameran tersebut. Dia mengatakan negaranya memiliki jenis madu khusus White Mountain yang kualitasnya sangat baik dan dianggap unik karena lebah yang memproduksinya sering memakan nektar tumbuhan yang tumbuh di puncak gunung. 

 

Dia juga mencatat pameran ini adalah kesempatan yang baik untuk mendorong kerja sama antara perusahaan Qatar dan Kyrgyzstan, karena negaranya terbuka untuk semua investor asing dan investor Qatar diterima di semua bidang di sana. 

 

Saber Ahmed seorang peserta pameran dari Iran berharap pameran ini akan membantunya memperkenalkan produk madu Iran yang berkualitas kepada orang-orang dari seluruh dunia. Pameran ini menikmati partisipasi dari 160 peternakan dan perusahaan dari 25 negara Arab, Asia dan Eropa termasuk Oman, Tunisia, Libya, Palestina dan Georgia dan menampilkan 50 jenis madu dan 50 varietas madu. Sekitar 31 perusahaan Qatar yang mengimpor madu ikut ambil bagian. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement