Sabtu 04 Feb 2023 08:55 WIB

Tiga Lembaga Ziswaf Bersinergi dengan Pemkot Depok Atasi Stunting

Masing-masing lembaga Ziswaf memiliki program unggulan yang bisa dikolaborasikan.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Kader PKK mengukur lingkar kepala balita di Posyandu Bougenvile, Pemancar, Depok, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022). Tiga Lembaga Ziswaf Bersinergi dengan Pemkot Depok Atasi Stunting
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kader PKK mengukur lingkar kepala balita di Posyandu Bougenvile, Pemancar, Depok, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022). Tiga Lembaga Ziswaf Bersinergi dengan Pemkot Depok Atasi Stunting

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggandeng tiga Lembaga Zakat, Infaq, Sadaqah, dan Wakaf (Ziswaf) untuk bersinergi menurunkan kasus balita stunting dan menekan masalah kemiskinan. Ketiga lembaga itu di antaranya DT Peduli, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), dan Zakat Sukses.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Depok Yulia Oktavia menjelaskan masing-masing lembaga Ziswaf memiliki program unggulan yang bisa dikolaborasikan dengan Pemkot Depok. Ia juga menyebut kolaborasi dengan lembaga-lembaga ini merupakan hasil roadshow Bappeda Kota Depok 2022.

Baca Juga

"Nantinya masing-masing program yang telah dijelaskan oleh BMH, DT Peduli, dan Zakat Sukses bisa direalisasikan dengan perangkat daerah terkait," jelas Yulia dikutip dari situs informasi resmi Pemkot Depok, Kamis (2/2/23).

Menurutnya, untuk upaya pengentasan kemiskinan dan stunting, bisa disinergikan dengan beberapa program dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Depok. Seperti program Ibu Hebat yang dapat dikolaborasikan dengan program Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) milik Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

 

Kemudian program kebun gizi di lokasi Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), serta fasilitasi perizinan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Tahun ini BMH akan fokus di Kecamatan Cilodong untuk 50 balita stunting, DT Peduli 50 balita stunting di Pancoran Mas, dan Zakat Sukses mengintervensi 78 balita di Sukmajaya," ujarnya.

Yulia mengapresiasi lembaga-lembaga Ziswaf terkait yang telah mau bersinergi dengan Pemkot Depok untuk mengentaskan masalah sosial yang ada di masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi BMH, DT Peduli dan lembaga Ziswaf lainnya yang sudah mau berkolaborasi dengan Pemkot Depok, semoga ke depannya makin banyak lagi Ziswaf yang membantu memecahkan masalah perkotaan di Kota Depok," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement