Selasa 31 Jan 2023 13:50 WIB

Qatar Kutuk Aksi Ledakan di Masjid Pakistan

Bom bunuh diri terjadi di sebuah masjid di Pakistan.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Qatar Kutuk Aksi Ledakan di Masjid Pakistan. Foto: Sejumlah orang menghibur seorang pria yang berkabung untuk anggota keluarganya, yang tewas dalam serangan bom bunuh diri di dalam sebuah masjid, di sebuah rumah sakit, di Peshawar, Pakistan, Senin (30/1/2023) dini hari. Seorang pembom bunuh diri menyerang Senin di dalam sebuah masjid di Pakistan barat laut kota Peshawar, menewaskan banyak orang dan melukai puluhan jemaah, kata para pejabat.
Foto: AP Photo/Muhammad Riaz
Qatar Kutuk Aksi Ledakan di Masjid Pakistan. Foto: Sejumlah orang menghibur seorang pria yang berkabung untuk anggota keluarganya, yang tewas dalam serangan bom bunuh diri di dalam sebuah masjid, di sebuah rumah sakit, di Peshawar, Pakistan, Senin (30/1/2023) dini hari. Seorang pembom bunuh diri menyerang Senin di dalam sebuah masjid di Pakistan barat laut kota Peshawar, menewaskan banyak orang dan melukai puluhan jemaah, kata para pejabat.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Pemerintah Qatar menyatakan kecaman keras atas aksi pengeboman yang terjadi di dalam sebuah masjid di Peshawar, Pakistan. Aksi tersebut mengakibatkan kematian dan luka-luka.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan kembali sikap tegas negara yang menolak kekerasan dan terorisme, terlepas dari motif dan alasannya. Mereka juga menekankan penolakan total Qatar atas aksi yang menargetkan tempat ibadah dan meneror warga sipil.

Baca Juga

Dilansir di Gulf Times, Selasa (31/1/2023), dalam pernyataan itu mereka juga menyatakan belasungkawa kepada keluarga para korban dan pemerintah, serta rakyat Pakistan. Qatar berharap mereka yang terluka cepat sembuh.

Bom bunuh diri ini dilaporkan terjadi Senin (30/1/2023) di dalam sebuah masjid di lingkungan Garis Polisi Peshawar, Pakistan. Kejadian ini menewaskan 59 orang dan melukai 157 lainnya.

 

Petugas keamanan mengatakan pelaku bom bunuh diri berada di barisan depan saat shalat, ketika dia meledakkan dirinya. Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah organisasi teroris, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Menurut laporan polisi, ledakan itu juga menewaskan sang Imam masjid, Sahibzada Noor Ul Amin. Perdana Menteri Shehbaz Sharif disebut tiba di Peshawar dan menerima informasi terbaru tentang seluruh aksi pengeboman.

Diperkirakan PM Shehbaz akan mengunjungi para korban ledakan. Kehadirannya didampingi Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah, Menteri Pertahanan Khawaja Asif, serta Menteri Informasi Marriyum Aurangzeb.  

Sumber:

https://www.gulf-times.com/article/654482/qatar/qatar-condemns-pakistan-mosque-blast

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement