Selasa 10 Jan 2023 20:04 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Perkaya Destinasi Wisata Religi di Semarang

Masjid Raya Baiturrahman Semarang menjadi semakin nyaman.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Ani Nursalikah
Suasana Masjid Raya Baiturrahman Semarang pascarenovasi di Semarang, Sabtu (17/12/2022). Renovasi masjid dengan luas bangunan 13.750 meter persegi dan menelan biaya Rp 92,58 miliar. Masjid Raya Baiturrahman Perkaya Destinasi Wisata Religi di Semarang
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Suasana Masjid Raya Baiturrahman Semarang pascarenovasi di Semarang, Sabtu (17/12/2022). Renovasi masjid dengan luas bangunan 13.750 meter persegi dan menelan biaya Rp 92,58 miliar. Masjid Raya Baiturrahman Perkaya Destinasi Wisata Religi di Semarang

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Khasanah destinasi wisata religi di ibu kota Jawa Tengah kini bertambah dengan selesainya renovasi Masjid Raya Baiturrahman (MBR) Semarang di kawasan Simpanglima, Kota Semarang.

Selain terlihat lebih indah dan megah, masjid yang berada di pusat keramaian Kota Semarang ini juga kian nyaman dan bisa menjadi salah satu destinasi wisata religi selain Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan Masjid Agung Semarang (MAS) atau Masjid Kauman Semarang.

Baca Juga

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan Masjid Raya Baiturrahman Semarang menjadi semakin nyaman dan menarik untuk tempat beribadah sekaligus destinasi wisata religi. “Kini masjid ini menjadi lebih indah dan tertata dengan baik, termasuk keberadaan taman dan air mancur,” ujarnya saat menghadiri HUT ke-48 Masjid Raya Baiturrahman, di Simpanglima, Semarang, Selasa (10/1/2023).

Sebelumnya, lokasi tersebut merupakan area publik yang beralih fungsi menjadi tempat parkir. Kemudian, dikembalikan lagi sebagai ruang publik yang lebih nyaman dan salah satu satu lokasi favorit bagi warga.

 

photo
Suasana Masjid Raya Baiturrahman Semarang pascarenovasi di Semarang, Sabtu (17/12/2022). Renovasi masjid dengan luas bangunan 13.750 meter persegi dan menelan biaya Rp92,58 miliar. - (Republika/Yogi Ardhi)

Sehingga masyarakat yang akan berkunjung di Simpanglima sekarang tidak lagi berpikiran ke Masjid Raya Baiturrahman hanya untuk mencari tempat parkir, tetapi bisa meningkatkan keimanan sekaligus berwisata menikmati suasana kota. “Maka sekarang bisa menjadi sebuah kebanggaan dan harapannya anak-anak jadi lebih senang bermain dan melihat keindahan masjid. Syukur-syukur ada edukasi di untuk beribadah dan memakmurkan masjid ini,” katanya.

Apalagi, selain untuk melaksanakan ibadah sholat, di Masjid Raya Baiturrahman juga diselenggarakan berbagai aktivitas keagamaan, seperti pengajian rutin, program kajian, membuka stan Ngaji On The Street saat car free day, dan sebagainya. “Bukan tidak mungkin nanti ada Kegiatan lain, seperti ngaji out door di taman  dekat kolam air mancur, agar para peserta lebih menikmati dalam menyerap ilmu,” katanya.

Keberadaan Masjid Raya Baiturrahman di depan Lapangan Pancasila juga merupakan salah satu masjid yang menjadi kebanggan warga Jawa Tengah. Keberadaan MAJT, Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Semarang merupakan simbol- simbol keagamaan dimiliki Jawa Tengah yang wajib disyukuri.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut gembira adanya renovasi dan pemugaran Masjid Raya Baiturrahman yang diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin pada September 2022. "Sebab masjid ini cagar budaya yang harus dilindungi,” kata Taj Yasin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement