Ahad 27 Nov 2022 21:25 WIB

Gelar Sabil@, Salimah Sulsel Bahas Muslimah dan Media Sosial

Media sosial ini memberikan dampak besar, baik positif maupun negatif.

Salimah Sulsel menggelar acara Sabil@ yang membahas masalah Muslimah dan Media Sosial secara online.
Foto: Dok Salimah
Salimah Sulsel menggelar acara Sabil@ yang membahas masalah Muslimah dan Media Sosial secara online.

REPUBLIKA.CO.ID, Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah)Sulsel, menyelenggarakan Salimah berbagi Ilmu (Sabil@), kegiatan sabil@ kali ini bekerjasama dengan komunitas Kabar Surga. Acara diselenggarakan secara online via Zoom Meeting. Sabtu (26/11/22) kemarin.

Salimah berbagi ilmu mengangkat Tema Muslimah dan Media Sosial, dan menjadi Narasumber Ketua PW Salimah Sulsel Aisyah Ilyas.  Hadir dalam kegiatan ini pengurus Salimah dari berbagai daerah, anggota salimah dan binaan majelis taklim Salimah. 

Baca Juga

Acara dipandu oleh Muhlisa sebagai moderator yang merupakan salah satu pengurus PD Salimah Kota Parepare, dalam kesempatan ini pula Ketua Departemen Humas Arifah Halim PW Salimah Sulsel menyampaikan sambutannya. 

"Sabil@ merupakan salah satu program unggulan salimah yang merupakan program dari departemen Humas. Nah tema kita kali ini akan membahas tentang Muslimah dan Media Sosial. Media sosial telah menjadi salah satu kebutuhan penting hampir setiap orang," ungkap Arifah dalam siaran persnya, Ahad (27/11/2022).

 

"Tentunya media sosial ini memberikan dampak yang besar, baik itu positif maupun negatif. Untuk itu para Muslimah, hendaknya memanfaatkan media sosial ini menjadi sesuatu lebih bermanfaat ,lebih bermakna, dan lebih berkarya untuk dakwah dan masyarakat," lanjutnya. 

Selanjutnya materi sabil@ disampaikan oleh Aisyah Ilyas dalam paparan materinya, Aisyah menekankan untuk para muslimah, tiga hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan media sosial yaitu pertama pasang niat baik, semua perbuatan termasuk berselancar di dunia maya menjadi ajang meraup pahala, tetapi juga bisa menjadi sarang dosa.

Kedua Jangan menebar hoax, berita bohong berseliweran secara massif, jangan sembarangan mengunggah dan men-share berita/informasi sebelum memastikan kebenarannya.

Ketiga Gunakan bahasa santun dan jauhi provokasi, menjaga lisan zaman sekarang tidak sebatas menahan diri dari nihil manfaat. Lisan juga bisa diwakili oleh ketikan tangan yang ditulis dimedia sosial.

Selanjutnya Aisyah juga menyampaikan 10 cara bijak bermedia sosial yakni  Hindari berbagi informasi pribadi, selektif memilih teman dan follower, Hindari akun dan postingan Negatif, berpikir dahulu sebelum berbagi, cantumkan sumber postingan, hindari kebiasaan mengeluh atau curhat, gunakan tata bahasa yang sopan, jadikan tempat untuk mengembangkan diri, perhatikan waktu berkirim pesan, dan hasilkan sebuah karya. Acara ditutup dengan tanya jawab dan pembagian doorprize bagi peserta yang terpilih. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement