Jumat 04 Nov 2022 03:33 WIB

Muslim Hikers Asal Inggris Alami Pelecehan Saat Tampil di Program Populer BBC

Muslim Hikers dibentuk agar orang merasa aman dan mendaki dengan percaya diri.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Komunitas pendaki Muslim di Inggris, Muslim Hikers. Muslim Hikers Asal Inggris Alami Pelecehan Saat Tampil di Program Populer BBC
Foto: Muslim Hikers
Komunitas pendaki Muslim di Inggris, Muslim Hikers. Muslim Hikers Asal Inggris Alami Pelecehan Saat Tampil di Program Populer BBC

REPUBLIKA.CO.ID, COVENTRY -- Pendiri kelompok pejalan kaki Muslim Muslim Hikers yang berbasis di Coventry, Inggris, Haroon Mota mengatakan mereka telah menjadi subjek pelecehan yang mengejutkan setelah tampil di Countryfile sebuah program yang populer di BBC. Haroon Mota mengambil bagian dalam acara seni luar ruang yang difilmkan di Scafell Pike pada September untuk acara khusus BBC yang ditayangkan pada Ahad.

Ia merekrut lebih dari 200 relawan untuk ambil bagian. "Jika kami membutuhkan validasi mengapa kami ada dan mengapa kami melakukan apa yang kami lakukan, inilah alasannya," kata Mota seperti dilansir BBC, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga

 

"Pedesaan adalah untuk semua orang, jadi kami sedih mendengar hal ini. Countryfile memiliki catatan yang membanggakan dalam merayakan kecintaan bangsa terhadap hiking," kata seorang juru bicara program Countryfile.

 

 

Muslim Hikers termasuk di antara kelompok orang yang berkumpul di gunung tertinggi Inggris untuk syuting proyek Green Space Dark Skies. "Sayangnya kami telah menerima banyak sekali pelecehan daring, banyak rasialisme. Ini adalah sesuatu yang pernah kami alami sebelumnya dan sangat disayangkan hal itu terjadi lagi," kata Mota.

 

"Alasan mengapa kami mendirikan Muslim Hikers adalah agar kami dapat menciptakan komunitas di mana orang merasa aman, komunitas di mana orang dapat berkembang dan mendaki dengan percaya diri. Sayang sekali kami menerima pelecehan, tetapi jenis pelecehan ini hanya memberi kami alasan dan pembenaran mengapa kami ada sejak awal," tambahnya.

Muslim Hikers yang didirikan oleh Mota selama pandemi telah menarik komunitas besar penggemar aktivitas luar ruangan dan memiliki hampir 24 ribu pengikut Instagram. Muslim Hikers sebelumnya juga menerima pelecehan daring setelah foto-foto pendakian diunggah secara daring.

"Dua puluh tahun yang lalu, ketika saya mulai hiking, ini tampak sangat aneh bahwa tidak ada orang yang mirip dengan saya. Orang kulit berwarna, orang kulit hitam, etnis minoritas, kami hanya tidak melihat mereka di luar ruangan. Selama bertahun-tahun, saat saya membangun gairah saya untuk alam bebas, saya merasa seperti saya ingin melakukan sesuatu untuk mendorong lebih banyak orang untuk keluar," kata Mota.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement