Rabu 02 Nov 2022 09:59 WIB

Jokowi Minta Tokoh Agama Bekerja Sama untuk Perdamaian Dunia

Dalam Forum R20, tokoh agama dunia bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Presiden Joko Widodo. Jokowi Minta Tokoh Agama Bekerja Sama untuk Perdamaian Dunia
Foto: tangkapan layar
Presiden Joko Widodo. Jokowi Minta Tokoh Agama Bekerja Sama untuk Perdamaian Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG --  Presiden Joko Widodo (Jokowi)  meminta para tokoh agama dunia bekerja sama dalam rangka membangun perdamaian dunia. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pembukaan Forum Religion of Twenty (R20) yang digelar di Grand Hyatt, Kawasan Wisata Nusa Dua Bali, Kabupten Badung, Rabu (2/11/2022).

“Kita tokoh agama dari berbagai agama dan dari berbagai dunia harus bekerja sama untuk meningkatkan kontribusi agama dalam menyelesaikan masalah-masalah dunia, untuk mengurangi rivalitas dan menghentikan perang demi dunia yang damai, dunia yang bersatu,” ujar Jokowi saat sambutan lewat daring, Rabu (2/11/2022).   

Baca Juga

Dia menjelaskan, Indonesia berpenduduk lebih dari 275 juta jiwa yang terdiri atas 714 suku, lebih 1100 bahasa lokal, dan memeluk enam agama yang berbeda. Di tengah kemajemukan tersebut, menurut dia, Indonesia dipersatukan oleh ideologi Pancasila.

“Indonesia adalah negara sangat majemuk dalam suku bahasa dan agama, tapi kami dipersatukan oleh ideologi negara yaitu Pancasila. Kami dipersatukan oleh toleransi dan persatuan yaitu Bhinneka Tinggal Ika,” ucap dia.

 

Menurut Jokowi, para tokoh agama yang berbeda telah menjadi bagian utama dari perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 1945. Menurut Jokowi, tokoh agama yang berbeda juga berperan utama mempersatukan Indonesia.

“Bahkan tokoh agama yang berbeda juga menjadi bagian penting untuk menyukseskan program pembangunan pemerintah Indonesia. Keberhasilan Indonesia saat ini, termasuk dalam penanganan covid 19 juga berkat dari kontribusi para tokoh agama,” kata Jokowi.

photo
Personel kepolisian mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung IX-2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (1/11/2022). Sebanyak 700 orang personel disiagakan bersama dengan berbagai unsur pengamanan lainnya untuk mengamankan kegiatan pertemuan G20 Religion Forum (R20) yang merupakan rangkaian dari Presidensi G20 Indonesia di Bali. - (ANTARA/Fikri Yusuf)

Dalam Forum R20 yang diselenggarakan dua hari, menurut Jokowi, para tokoh agama dunia bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Kehadiran bapak ibu di forum R20 ini sangat membanggakan kami. Indonesia ingin belajar dari bapak ibu sekalian yang hadir dari berbagai negara. Kami rakyat Indonesia juga siap berbagi pengetahuan dan pengalaman,” jelas dia.

Jokowi berharap ratusan peserta R20 nantinya bisa membangun kesepemahaman dan menyepakati langkah-langkah konkret, sehingga agama bisa lebih berkontribusi terhadap peradaban dan kemanusiaan.

“Selamat mengikuti konfereni R20. Semoga berhasil membangun kesepahaman dan kesepakatan serta menyepati langkah-langkah konkret agar agama berkontribusi lebih besar terhadap peradaban dan untuk kemanusiaan serta demi dunia yang lebih membahagiakan untuk semuanya,” kata Jokowi.

Pembukaan R20 dihadiri 400 lebih peserta, yang terdiri dari 150-an tokoh lintas agama dunia dan 250 partisipan domestik. Pembukaan juga dihadiri para ulama dunia dan tanah air, seperti Syekh Muhammad Abdul Karim Al-Issa (Arab Saudi), Syekh Ibrahim Alam (Mufti Mesir), Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil.

Selain itu, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan menteri kabinet Indonesia Maju. Di antaranya, tampak Menteri BUMN Erick Thohir, mantan wakil presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Mahfud MD, serta Gubernur Bali I Wayan Koster. Para ulama dan tokoh tersebut kemudian secara bersama-sama menabuh rebana sebagai tanda pembukaan Forum R20. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement