Senin 31 Oct 2022 09:07 WIB

Tim Serahkan Hasil Terjemah Alquran Bahasa Gayo

Hasil sudah diserahkan dengan total 699 halaman dalam bentuk dummy.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Alquran (ilustrasi). Tim Serahkan Hasil Terjemah Alquran Bahasa Gayo
Foto: Dok Republika
Alquran (ilustrasi). Tim Serahkan Hasil Terjemah Alquran Bahasa Gayo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada yang berbeda dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2022 kali ini. Hari bersejarah itu menjadi momentum penyerahan hasil penerjemahan Alquran dalam Bahasa Gayo.

Usai upacara, Tim Penerjemah Alquran dalam Bahasa Gayo menyerahkan hasil kerjanya kepada Rektor IAIN Takengon Zulkarnain. Penyerahan berlangsung di ruang rapat Rektor IAIN Takengon, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga

Diketuai oleh Rektor IAIN Takengon, tim penerjemah ini beranggotakan Hamdan, Ramadhan, Ihsan Harun, Mahadir, Mahdi Wahyuni Salam, Basaruddin, dan Syafruddin Hamid. 

"Alhamdulillah, kerja tim penerjemah sudah selesai. Hasil sudah diserahkan dengan total 699 halaman dalam bentuk dummy," ucap Zulkarnain dalam keterangan yang didapat Republika, Senin (31/10/2022).

 

Menurut Zulkarnain, dummy yang dibuat hanya berisi terjemah Alquran dalam Bahasa Gayo saja. Adapun ayat-ayat Alqurannya akan diisi oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Balitbang-Diklat Kementerian Agama. "Tahapan berikutnya adalah validasi oleh tim validator yang dibentuk Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO). Proses validasi hasil terjemahan rencana akan dilakukan pada 2023," lanjut dia.

Usai dilakukan validasi, Zulkarnain menyebut langkah berikutnya adalah masuk ke proses pencetakan dalam jumlah terbatas. Selaku ketua tim, Zulkarnain bersyukur karena penerjemahan selesai sesuai waktu yang disepakati. Tim telah bekerja maksimal dan hasilnya telah diserahkan.

Ia pun menyebut dummy atau model terjamah Alquran Bahasa Gayo ini selanjutnya akan diserahkan kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui Kepala Puslitbang LKKMO. "Bersama Kepala Puslitbang LKKMO, kita sedang meminta waktu Bapak Menteri Agama untuk dapat menerima tim yang akan menyerahkan hasil terjemahan," ujar Zulkarnain.

Ia disampaikan telah mengadakan sayembara kepada para mahasiswa IAIN Takengon, untuk desain cover Alquran terjemah Bahasa Gayo ini. Ia berharap ada hasil terbaik dari karya mahasiswa.

"Karya terbaik itu akan memperoleh penghargaan berupa bebas uang kuliah selama tiga semester," ucap dia.

Proses penerjemahan tersebut dilakukan berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rektor dengan Kepala Puslitbang LKKMO Prof. Arskal Salim pada Juni 2022. PKS itu kemudian segera ditindaklanjuti dengan pembentukan tim yang langsung bekerja berdasarkan timeline yang telah disusun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement