Kamis 25 Aug 2022 20:35 WIB

Oman Tangkap Pelaku Perusakan Sejumlah Masjid, Motif Belum Diungkap

Sekelompok orang melakukan perusakan terhadap sejumlah masjid di Oman

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah
Bendera Oman. Sekelompok orang melakukan perusakan terhadap sejumlah masjid di Oman
Foto: Freepik
Bendera Oman. Sekelompok orang melakukan perusakan terhadap sejumlah masjid di Oman

REPUBLIKA.CO.ID, MUSCAT – Perusakan terhadap beberapa masjid dilaporkan terjadi di wilayah Nizwa, Oman. Atas peristiwa ini, pihak kepolisian Oman bergegas melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang terlibat dalam tindakan pengrusakan tersebut. 

Sekelompok orang itu ditangkap karena telah merusak sejumlah masjid di Nizwa, Oman. Dalam pernyataannya, kepolisian Kerajaan Oman menyampaikan bahwa tindakan hukum telah diambil atas tindakan pengrusakan itu. 

Baca Juga

"Komando Polisi Kegubernuran Al Dakhiliyah berhasil menangkap para tersangka yang terlibat dalam kasus perusakan sejumlah masjid di Wilayat Nizwa di wilayah Timsa, dan tindakan hukum sedang diambil terhadap mereka," demikian pernyataan polisi Kerajaan Oman (ROP), seperti dilansir Times of Oman, Kamis (25/8/2022). 

Masjid-masjid Oman dikenal sederhana tetapi menyimpan keindahan tersendiri. Hampir tidak ada hiasan kecuali di sekitar jendela dan menara. Ini merupakan desain standar masid di berbagai negara. 

 

Meski sederhana, kemegahan bangunan di sana menarik perhatian wisatawan man canegara. Masyarakat setempat juga merasakan kenyamanan saat beribadah di dalamnya. 

Penjelajah Maroko Ibnu Batutah menggambarkan kebersihan masjid-masjid Oman. Selain untuk ibadah, masjid di sana juga dimanfaatkan untuk berkumpul dan menikmati jamuan makan untuk menambah keakraban. Setidaknya ada tiga masjid besar di Oman. 

Pertama adalah Masjid Jami' Sultan Qaboos. Pada 1992 Qaboos bin Said al Said, Sultan Oman, memerintahkan agar negaranya membangun masjid. Sebuah kompetisi untuk desainnya diselenggarakan pada 1993. 

Setelah lokasi ditentukan, pembangunannya dimulai pada Desember 1994. Masjid ini dibangun dari 300 ribu ton batu pasir India. 

Kedua adalah Masjid Zawawi. Masjid satu ini dibangun di Al Khuwair pada 1985. Pembangunannya dilakukan oleh suku Al Zawawi untuk menghormati anggota keluarga mereka. 

Masjid ini memiliki kubah emas dan menara yang menjulang tinggi sebagai tanda kebanggaan dan pendengung suara azan. 

Ketiga ialah Masjid Al Zulfa, yang didirikan pada 1992 di Al Seeb Muscat. Dia juga dikenal sebagai masjid penjaga kerajaan. 

Masjid Al Zulfa terkenal dengan bentuk-bentuk geometris bangunannya yang unik serta desain lantainya. Ini memiliki lebih dari 20 kubah yang semuanya berwarna hijau dan emas. 

Karakteristik lain yang menakjubkan di masjid adalah fitur seni kaca berwarna-warni. Desain, warna, dan bentuk khas Arab yang terlihat pada langit-langitnya juga merupakan keindahan arsitektur yang menakjubkan. 

Ada kaligrafi Arab yang dilukis di pintu dan jendelanya, dan dindingnya dicat dengan warna-warna cerah.   

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement