Selasa 23 Aug 2022 17:41 WIB

Menghina Nabi Muhammad, Anggota Parlemen India Ditangkap

Demonstrasi besar-besaran dilakukan di seluruh negeri

Menghina Nabi Muhammad / Thakur Raja Shingh
Foto: indianexpress.com
Menghina Nabi Muhammad / Thakur Raja Shingh

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Seorang anggota parlemen dari Partai nasionalis Hindu Bhartiya Janata Party (BJP), Thakur Raja Singh telah ditangkap karena membuat pernyataan yang mengandung unsur penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. 

Pernyataan ini memicu protes besar di kota Hyderabad di negara bagian Telangana selatan India pada Senin (22/8) malam. Menurut polisi Hyderabad, anggota BJP dari Majelis Legislatif negara bagian ini ditangkap pada Selasa (23/8) pagi, setelah yang bersangkutan dilaporkan di berbagai kota di India.

"Kami telah menangkapnya. Rincian lebih lanjut akan segera dibagikan," kata seorang perwira polisi senior di Hyderabad, Joel Davis, dilansir dari laman TRT World pada Selasa.

Pada Senin, Singh merilis sebuah video yang menunjukkan dia membuat komentar menghina tentang Nabi Muhammad. Selanjutnya, protes bermunculan di berbagai bagian Hyderabad pada Senin malam. Para pengunjuk rasa menuntut tindakan terhadapnya.

Belum lama ini, juru bicara BJP, Nupur Sharma membuat pernyataan menghina tentang Nabi selama debat TV. Ini menimbulkan kecaman luas baik di dalam negeri maupun di dunia Muslim.

Pernyataannya dikutuk oleh pemerintah India dan partai yang menskorsnya. Juru bicara BJP lainnya, Naveen Kumal Jindal, dikeluarkan dari partai karena membuat komentar di media sosial yang mendukung Sharma dan menentang Islam.

Menyusul pernyataan mereka, demonstrasi besar-besaran diadakan di seluruh negeri. Lebih dari belasan negara mayoritas Muslim serta organisasi internasional telah mengutuk pernyataan kontroversial tersebut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement