Jumat 04 Mar 2022 15:57 WIB

Sumbar Lakukan Sertifikat Halal untuk Sembelih Ayam Potong

Sertifikasi juru sembelih ini untuk memastikan kehalalan ayam potong yang dihasilkan.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Fuji Pratiwi
Pekerja menyiapkan ayam potong untuk pembeli di Padang, Sumatra Barat, Jumat (7/1/2022). Provinsi Sumatra Barat melakukan sertifikasi halal untuk juru sembelih ayam potong.
Foto: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Pekerja menyiapkan ayam potong untuk pembeli di Padang, Sumatra Barat, Jumat (7/1/2022). Provinsi Sumatra Barat melakukan sertifikasi halal untuk juru sembelih ayam potong.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Provinsi Sumatra Barat melakukan sertifikasi halal untuk juru sembelih ayam potong. Sertifikasi halal untuk juru sembelih ini bertujuan untuk memastikan kehalalan ayam potongnya.

"Kita terus berbenah untuk mengejar sertifikasi halal yang ditetapkan pemerintah pada 2024 nanti. Sekarang untuk juru sembelih ayam potong," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Jumat (4/3/2022).

Baca Juga

Mahyeldi menyebut sertifikasi halal sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Sehingga semua produk nantinya harus bersertifikat halal. Dimulai dari juru sembelih hewan harus dipastikan bersertifikat agar daging yang mereka hasilkan terjamin kehalalannya.

Untuk pelatihan juru sembelih ayam potong itu, Pemerintah Provinsi Sumbar bekerjasama dengan PT Charoen Pokphand dan Bersama Halal Madani (BHM)

"Dananya dari PT Charoen Pokphand dan nanti dilaksanakan lembaga BHM," kata ucap Mahyeldi.

Sekretaris Jenderal Charoen Pokphand Foundation, Andi Magdalena, mengatakan, pihaknya sangat mendukung program sertifikasi halal di Sumbar. Sumbar sendiri, kata Andi, merupakan daerah yang sangat serius dalam program sertifikasi halal tersebut.

"Untuk tahap awal kita konsentrasi ke juru sembelih ayam potong. Ada Rp 250 juta yang kita ambil dari dana CSR untuk pelatihan ini," ucap Andi.

Direktur Eksekutif BHM Hastrini Nawir menyebutkan untuk tahap awal ada 400 juru sembelih ayam potong yang akan dilatih.

Untuk instruktur, kata Hastrini didatangkan dari Majelis Ulama Indonesia, dokter hewan dan BHM sendiri.

"Dalam pelatihan nanti, para juru sembelih akan diberi pengetahuan tentang syariat, kehalalan dan kebersihan pemotongan ayam," ucap dia.

Hastrini menjelaskan usai pelatihan mereka yang lulus diberi sertifikat yang berguna dalam proses jaminan produk halal.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement