Jumat 11 Feb 2022 05:29 WIB

UEA Longgarkan Pembatasan di Masjid

UEA mengumumkan pelonggaran pembatasan di masjid.

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko
Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai (IACAD) pada Senin (22/11) mengumumkan pembukaan Masjid Sheikha Fatima binti Mohammed di Hatta, Dubai, Uni Emirat Arab.
Foto: Guld News
Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai (IACAD) pada Senin (22/11) mengumumkan pembukaan Masjid Sheikha Fatima binti Mohammed di Hatta, Dubai, Uni Emirat Arab.

REPUBLIKA.CO.ID,  ABU DHABI -- Pemerintah UEA mengumumkan Jarak sosial antara jamaah di masjid dan tempat ibadah lainnya telah dikurangi menjadi satu meter,  Rabu (9/2).

Saif Al Dhaheri, juru bicara resmi untuk Otoritas Manajemen Krisis dan Darurat Nasional (NCEMA), mengatakan selama pengarahan pekanan Covid-19 bahwa situasi pandemi akan terus dipantau dan tindakan pencegahan akan disesuaikan.

Baca Juga

NCEMA juga mengatakan pihak berwenang di UEA telah memutuskan untuk secara bertahap membatalkan pembatasan yang mencakup semua kegiatan dan acara di UEA di berbagai fasilitas ekonomi, pariwisata, dan hiburan. Pembatasan juga akan dilonggarkan di pusat perbelanjaan dan moda transportasi, yang bertujuan untuk mencapai kapasitas penuh pada pertengahan Februari.

Kapasitas orang-orang di tempat-tempat hiburan dan berbagai alat transportasi juga akan dicabut. "Pembatasan akan dicabut secara bertahap dan akan mencapai kehadiran maksimum pada pertengahan Februari,"ujar Al Dhaheri dilansir di khaleejtimes.com.

 

Di UEA, setiap wilayah memiliki komite manajemen bencana sendiri yang merumuskan rencana krisis di tingkat lokal. Persyaratan lulus hijau pada aplikasi Al Hosn, bagaimanapun, harus tetap dipenuhi.n Ratna Ajeng Tejomukti

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement