Jumat 21 Jan 2022 07:36 WIB

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Mandailing Natal

Rumah Zakat salurkan bantuan modal usaha kepada 16 pelaku UMKM dan petani

Rumah Zakat menyalurkan bantuan modal usaha kepada 16 pelaku UMKM dan petani yang ada di Sulang Aling, Desa Lubuk Kapundung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara.
Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat menyalurkan bantuan modal usaha kepada 16 pelaku UMKM dan petani yang ada di Sulang Aling, Desa Lubuk Kapundung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, MANDAILING NATAL - Rumah Zakat menyalurkan bantuan modal usaha kepada 16 pelaku UMKM dan petani yang ada di Sulang Aling, Desa Lubuk Kapundung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara. Penyaluran bantuan dilakukan Jumat (14/01/2022).

Sebanyak 16 orang penerima manfaat tersebut merupakan korban banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu. Banjir mengakibatkan warga harus mengungsi ke daerah perbukitan agar terhindar dari banjir bandang. Bantuan modal usaha diberikan dalam bentuk uang tunai agar bisa bisa digunakan untuk memulai aktivitas usaha dan pertanian warga yang terdampak banjir ini.

Baca Juga

Para penerima manfaat dikumpulkan di rumah salah satu warung warga yang mendapat bantuan modal usaha. Agus Salim Siregar selaku Program Head Rumah Zakat Cabang Medan menyerahkan langsung bantuan tersebut.

Tidak mudah untuk sampai ke lokasi penyaluran. Tim Rumah Zakat harus menempuh perjalanan selama 22 jam dari kantor cabang Rumah Zakat di Medan. Selama di perjalanan, 18 jam perjalanan darat dilakukan dengan dua kali mengganti mobil. Kondisi jalan sangat rusak sehingga hanya mobil tertentu yang bisa melewati jalan sampai ke lokasi tujuan. Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu papan selama empat jam yang disewa menyusuri sungai.

Tiadah, salah satu penerima manfaat yang memiliki usaha warung kopi, menuturkan sangat senang mendapatkan bantuan modal usaha ini. Setelah terjadi banjir bandang, warungnya belum buka karena bangunan warung rusak dan modal usahanya tidak ada.

Begitu juga yang dialami oleh Mulkan. Ia mengalami hal yang sama karena keterbatasan bantuan yang masuk akibat sulitnya kondisi akses jalan. Kondisi ini membuatnya kesulitan berbelanja karena tidak tersedianya modal usaha. "Alhamdulillah, terima kasih Rumah Zakat sudah diantarkan bantuan modal usaha ini. Semoga berkah selalu, diberi kesehatan dan umur yang panjang," ungkap Mulkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement