Sabtu 15 Jan 2022 17:26 WIB

Gubernur Sumsel Apresiasi Forkesi-Yakesma Bantu Anak Berkebutuhan Khusus

Yakesma  siap memberikan bantuan untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Sumsel.

Suasana pelantikan pengurus Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumsel, Sabtu (15/1).
Foto: Dok Yakesma
Suasana pelantikan pengurus Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumsel, Sabtu (15/1).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyaksikan pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi)  di Taman Purbakala, Palemnang, Sabtu (15/1)

.Herman mengapresiasi program-program Forkesi salah satunya kolaborasi dengan Laznas Yakesma guna memperhatikan anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Selamat atas pelantikan dan dikukuhkannya kepengurusan Forkesi   Chapter Sumsel.  Kepengurusan kali ini, harus mampu menjadi  wadah untuk saling membantu anak-anak berkebutuhan khusus yang kurang mampu di Sumatera Selatan," ujar Gubernur seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Pengurus Forksei  Chapter Sumsel periode 2022 - 2025 dipimpin Devie Wahyuni. Proses pelantikan sendiri tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Umum Forkesi Chapter Sumsel Devie Wahyuni mengatakan, ia berkomitmen untuk untuk terus melakukan pendataan anak-anak berkebutuhan khusus di Sumatera Selatan dan memberikan perhatian yang serius untuk mereka.

Sementara itu Kepala Cabang Laznas  Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma)  Sumsel Ayat Wijaya mengaku siap untuk membantu dan mendukung Forkesi serta memberikan bantuan untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Sumatera Selatan.

Salah satu program yang dihadirkan, papar Ayat, adalah program orang tua asuh bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Yakesma berkolaborasi dengan Forkesi, karena kami melihat banyak anak berkebutuhan khusus ini juga berasal dari kalangan kurang mampu. Padahal selain kebutuhan sehari-hari, mereka juga perlu untuk rutin diterapi dan mendapat nutrisi yang cukup. Sehingga diharapkan kontribusi kita bisa membantu anak-anak ini mendapatkan perawatan  dan pendidikan yang layak. Karena mereka juga punya masa depan," pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement