Sabtu 11 Dec 2021 02:39 WIB

Pos Hangat Rumah Zakat Action Layani Ratusan Warga Terdampak Banjir Makassar

Warga tampak antusiasi untuk mendapatkan pelayanan sejak posini dibuka

Relawan Rumah Zakat Action kembali hadir di Pos Pengungsian Banjir Kota Makassar. Kali ini, Pos Hangat dibangun di Masjid Jabal Nur dengan jumlah pengungsi di wilayah tersebut sebanyak 192 Jiwa/53 KK dari 3 RT yang ada.
Foto: istimewa
Relawan Rumah Zakat Action kembali hadir di Pos Pengungsian Banjir Kota Makassar. Kali ini, Pos Hangat dibangun di Masjid Jabal Nur dengan jumlah pengungsi di wilayah tersebut sebanyak 192 Jiwa/53 KK dari 3 RT yang ada.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR--Relawan Rumah Zakat Action kembali hadir di Pos Pengungsian Banjir Kota Makassar. Kali ini, Pos Hangat dibangun di Masjid Jabal Nur dengan jumlah pengungsi di wilayah tersebut sebanyak 192 Jiwa/53 KK dari 3 RT yang ada.

Pelayanan pos hangat di mulai dari pukul 19.00 sampai 22.30 ini menyuplai kebutuhan air hangat serta berbagai minuman hangat dari teh, kopi, susu, minuman jahe, sereal serta makanan ringan, Rabu (08/12).

Warga terlihat antusias saat pos hangat ini dibuka, mereka terus datang bergantian dan mengantri mendapatkan layanan yang ada. Para relawan juga turut mengantarkan minuman hangat ini ke dalam posko pengungsian, menyambangi warga yang sedang istirahat di dalam.

Tidak hanya warga pengungsian, layanan posko hangat juga dinikmati oleh para relawan dari berbagai instansi yang turut dalam berbagai aktivitas respon banjir di wilayah tersebut.

Andi Riskah selaku kepala posko, menyampaikan layanan ini sangat bermanfaat apalagi di kondisi posko yang sangat dingin karena pengaruh cuaca yang ada. Sebelumnya memang belum ada sama sekali layanan posko hangat ini, sehingga hadirnya posko hangat di sini sangat bermanfaat.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement