Kamis 26 Aug 2021 05:05 WIB

Wanita Arab Saudi Jajaki Karier Baru di Sektor Penerbangan

Perempuan Saudi menjadi pramugari bagian dari lokalisasi pekerjaan.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah
Wanita Arab Saudi Jajaki Karier Baru di Sektor Penerbangan. Akademi Penerbangan Pangeran Sultan di Jeddah, mulai melatih pramugari wanita Arab Saudi dua tahun lalu.
Foto: Arab News/Huda Bashatah
Wanita Arab Saudi Jajaki Karier Baru di Sektor Penerbangan. Akademi Penerbangan Pangeran Sultan di Jeddah, mulai melatih pramugari wanita Arab Saudi dua tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Penerbangan masih menjadi salah satu dari banyak sektor yang menawarkan peluang kerja bagi kaum wanita di Arab Saudi. Banyak wanita Saudi yang sudah mulai menjajaki karier di sektor penerbangan, di antaranya bekerja di bagian pemanduan penerbangan, peran operasional dan administratif, serta sebagai pramugari.

Perguruan tinggi resmi Saudi Airlines, Akademi Penerbangan Pangeran Sultan di Jeddah, mulai melatih pramugari wanita Saudi dua tahun lalu sebagai bagian dari upaya nasional untuk melokalisasi pekerjaan dan memberdayakan wanita. Sejak kelas tersebut dibuka, 37 pramugari Saudi lulus dan saat ini bekerja bersama rekan pria di penerbangan domestik dan internasional.

Baca Juga

Kaum wanita selalu bekerja sebagai pramugari, akan tetapi pekerjaan itu sebelumnya terbatas bagi wanita dari negara lain. Di sekolah penerbangan tersebut, para siswa menjalani program pelatihan intensif selama dua bulan yang disesuaikan dengan persyaratan khusus, termasuk layanan pelanggan, prosedur pra-penerbangan, boarding, layanan dalam penerbangan, prosedur keselamatan dan keamanan, dan pertolongan pertama.

Bailasan Ahmad, seorang peserta pelatihan pramugari Saudi yang saat ini sedang menjalani pelatihan keselamatan di akademi tersebut, mengatakan perjalanannya menjadi seorang pramugari sangat menyenangkan. "Saya kira pekerjaan ini lebih tentang layanan dan keramahan. Tetapi selama pelatihan, saya belajar tentang keselamatan dan bagaimana menghadapi situasi mendesak yang berbeda, seperti keadaan darurat medis dan kebakaran," katanya kepada Arab News, dilansir Rabu (25/8).

 

Ahmad mengatakan, dia sering bepergian selama masa kecilnya dan selalu terkesan dengan pramugari yang dia temui di sepanjang jalan. Ia mengungkapkan pernah berbicara dengan pramugari dan belajar tentang pekerjaan mereka serta mengetahui mereka memiliki banyak tanggung jawab.

"Tetapi mengikuti pelatihan untuk diri saya sendiri adalah pengalaman yang berbeda dari yang saya perkirakan," ujarnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement