Ahad 15 Aug 2021 18:38 WIB

Alquran Beri Petunjuk Soal Mitigasi Bencana

Alquran memberikan tuntunan kepada manusia mengenai mitigasi bencana.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Alquran
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Alquran

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti, menyampaikan, Alquran memberikan tuntunan kepada manusia mengenai mitigasi bencana. Tuntunan tersebut berorientasi terhadap kehidupan jangka panjang atau kehidupan masa depan.

Prof Mu’ti mengatakan, misalnya ketika membaca kisah Nabi Yusuf dalam Alquran. Dikisahkan ada seseorang yang bertanya kepada Nabi Yusuf perihal mimpi-mimpinya itu. Di antara mimpinya yang ditanyakan itu adalah tentang tujuh ekor sapi gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi yang kurus-kurus.  

Baca Juga

"Ini kalau kita mencoba memaknai dalam konteks mitigasi bencana, sebenarnya kisah itu berbicara mengenai suatu masa di mana kita ini harus berinvestasi karena ada saatnya di mana kita ini akan memiliki rezeki yang melimpah dan keadaan yang normal dan baik-baik saja. Tapi ada satu masa di mana kita akan mengalami kehidupan yang sangat sulit dalam berbagai hal," kata Prof Mu'ti saat Diskusi Publik bertema Pesan Keagamaan dan Gotong Royong Saat Pandemi yang digelar Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Kemenko PMK, Ahad (15/8)  

Ia menerangkan, dalam banyak hal perencanaan kehidupan manusia biasanya dirancang untuk sesuatu yang normal. Kadang-kadang kurang mengantisipasi keadaan yang tidak normal dan mungkin terjadi di masa mendatang.

Prof Mu'ti menerangkan lagi tentang kisah Nabi Nuh terkait dengan mitigasi bencana. Ketika membaca kisah Nabi Nuh, Allah memerintahkan kepada Nabi Nuh untuk membuat kapal pada saat tidak ada hujan dan banjir. Perintah tersebut tidak diterima oleh masyarakat pada waktu itu, bahkan banyak masyarakat yang mencibir Nabi Nuh yang membuat kapal.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement