Senin 28 Jun 2021 10:46 WIB

Warga Palembang Kehilangan Imam Masjid Agung Nawawi Dencik

KH Ahmad Nawawi Dencik wafat saat dirawat di RSPAD dan dimakamkan di Palembang.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Foto: Republika/ Wihdan
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, Kota Palembang, Sumatra Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Warga Muslim Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), merasa kehilangan Imam Besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Jayo Wikramo, setelah mendengar berita duka Kgs KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz Bin Kgs H Dentjik wafat di Jakarta, Ahad (27/6).

Perwakilan keluarga almarhum, Ustaz Irwansyah mengatakan, ucapan duka cita dan perasaan kehilangan sosok ulama kharismatik penghafal Alquran itu datang dari berbagai kalangan, tokoh masyarakat, politik dan pejabat.

Almarhum (62 tahun) berpulang saat menjalani perawatan sakit stroke di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Ahad sekitar pukul 14.07 WIB.

Jenazah almarhum pada Senin pagi, sudah dibawa ke Palembang dengan menggunakan pesawat dari Jakarta dan langsung diusung ke Masjid Agung (SMB) II Jayo Wikramo untuk dishalatkan, serta doa penghormatan dan pengantar ke tempat pemakaman.

Jenazah dikebumikan di Pondok Pesantren Ahlul Quran kawasan KM 10 Palembang. Suasana di rumah almarhum di Jalan Swadaya Basuki Rahmat, Lorong Pinang Raya 1, Kecamatan Kemuning Palembang, Kota Palembang, Senin, kerabat dan keluarga berdatangan dan membacakan doa serta surat Yassin untuk KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz.

Tokoh politik dan masyarakat Sumsel, Ramlan Holdan merasa sangat kehilangan sosok sang imam. "Semoga semua amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran." kata Ramlan, Senin.

Almarhum merupakan seorang kiai, dai, ustaz, dan ulama kharismatik. Setiap bulan suci Ramadhan, almarhum selalu menjadi imam shalat Tarawih dengan bacaan satu juz Alquran satu malam tTrawih (mengkhatamkan Alquran 30 juz selama Ramadhan).

Wali Kota Palembang, Harnojoyo juga merasa sangat kehilangan sosok almarhum, semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement