Ahad 16 May 2021 09:34 WIB

Pemimpin Hamas: Israel Jangan Sentuh Al Aqsa

Dia mengatakan Masjid Al-Aqsa adalah garis merah.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti / Red: Ani Nursalikah
Pemimpin Hamas: Israel Jangan Sentuh Al Aqsa. Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.
Foto: Anadolu Agency
Pemimpin Hamas: Israel Jangan Sentuh Al Aqsa. Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan kelompok itu berulang kali memperingatkan Israel untuk tidak menyentuh Masjid Al-Aqsa.

"Kami telah berulang kali memperingatkan musuh tidak menyentuh Masjid Al-Aqsa, yang merupakan kiblat kami, identitas kami, keyakinan kami, dan pemicu revolusi kami," kata Haniyeh dalam konferensi video di ibu kota Qatar, Doha, untuk mendukung warga Palestina.

Baca Juga

Dia mengatakan Masjid Al-Aqsa adalah "garis merah" (batas kesabaran) kelompok itu dan mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak bermain-main dengan api.

"Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa menjadi dasar perjuangan melawan Zionisme," kata dia dilansir di Anadolu Agency, Ahad (16/5).

Haniyeh juga berterima kasih kepada Qatar karena telah membantu rakyat Palestina. Israel telah menggempur Jalur Gaza dalam serangan udara sejak 10 Mei, menewaskan sedikitnya 145 orang, termasuk 41 anak-anak dan 23 wanita, serta melukai 1.100 lainnya.

Setidaknya lima bangunan bertingkat juga telah hancur dalam serangan udara di kota Palestina yang terkepung Israel.

https://www.aa.com.tr/en/middle-east/al-aqsa-mosque-is-our-red-line-hamas-chief/2242831 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement