Selasa 27 Apr 2021 18:45 WIB

Rumah Zakat Berbagi Bingkisan Lebaran Keluarga

Bingkisan keluarga langsung diberikan kepada penerima manfaat yang memiliki lansia

Rumah Zakat melalui fasilitator Desa Berdaya Kalimaro, menyalurkan 5 paket Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) di lingkungan RW 03 Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bingkisan Lebaran Keluarga tersebut langsung diantarkan ke rumah masing-masing penerima manfaat yang terdampak pandemi dan keluarga yang memiliki lansia.
Foto: istimewa
Rumah Zakat melalui fasilitator Desa Berdaya Kalimaro, menyalurkan 5 paket Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) di lingkungan RW 03 Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bingkisan Lebaran Keluarga tersebut langsung diantarkan ke rumah masing-masing penerima manfaat yang terdampak pandemi dan keluarga yang memiliki lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN--Rumah Zakat melalui fasilitator Desa Berdaya Kalimaro, menyalurkan 5 paket Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) di lingkungan RW 03 Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bingkisan Lebaran Keluarga tersebut langsung diantarkan ke rumah masing-masing penerima manfaat yang terdampak pandemi dan keluarga yang memiliki lansia.

Salah satu yang menerima BLK adalah Muhammad Ro’I. Pekerjaan sebagai kuli bangunan di luar kota sudah tidak bisa lagi dia andalkan sebagai pemasukan keluarga. Selain semakin sedikitnya proyek, kondisi tubuh yang memiliki imun rendah menjadi alasan kenapa Roi tidak lagi bekerja sebagai kuli bangunan ditengah pandemi yang masih berlangsung. ”Selama pandemi ini, saya susah mencari kerja, kegiatan saya sekarang ya bekerja serabutan. Alhamdulillah saya dan keluarga mendapat BLK dari Rumah Zakat. Saya merasa terbantu sekali. Terima kasih Rumah Zakat," ucap Ro’I, Kamis (22/4).

Senada dengan Ro’i yang kehilangan pekerjaannya karena pandemi, Kusrin (43 tahun), salah satu penerima Bingkisan Lebaran Keluarga lainnya juga mengalami dampak karena adanya pandemi. Pekerjaan serabutan yang dilakukannya harus dicukup-cukupkan.

Terlebih Kusrin memiliki anak berkebutuhan khusus dan orangtua yang sudah sangat sepuh (lansia), semakin mengharuskan dirinya memutar otak untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. "Saya yang hanya bekerja serabutan harus menghidupi dua orang anak, istri dan ibu diusia lansia. Alhamdulillah Rumah Zakat memberi BLK untuk keluarga kami, ini sangat bermanfaat untuk keluarga kami. Terima kasih Rumah Zakat dan para donatur," tutur Kusrin.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement