Selasa 30 Mar 2021 10:15 WIB

Diyanet Turki: Lindung Anak dari Ideologi Selain Islam

Anak-anak menurut Diyanet Turki harus dilindungi dari ideologi selain Islam.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Diyanet Turki: Lindung Anak dari Ideologi Selain Islam. Foto ilustrasi: Seorang wanita, mengenakan topeng berhias bendera Turki untuk membantu mengekang penyebaran virus corona, di dekat konsulat Prancis di Istanbul, Rabu, 28 Oktober 2020.
Foto: AP/Emrah Gurel
Diyanet Turki: Lindung Anak dari Ideologi Selain Islam. Foto ilustrasi: Seorang wanita, mengenakan topeng berhias bendera Turki untuk membantu mengekang penyebaran virus corona, di dekat konsulat Prancis di Istanbul, Rabu, 28 Oktober 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA—Kepala Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet) Ali Erbaş mengatakan bahwa anak-anak harus dilindungi dari ideologi selain Islam. Dia juga memperingati bayata dari organisasi yang mempromosikan deisme dan ateisme.

"Jangan sampai anak-anak kita jatuh pada pemahaman takhayul," kata Ali Erbaş kepada perwakilan organisasi non-pemerintah dan pemimpin opini di provinsi tenggara Diyarbakir, yang dikutip di DuvaR.english, Selasa (30/3).

Baca Juga

"Mari lindungi anak-anak kita dari ideologi selain Islam dan berbagai organisasi dan struktur yang mempromosikan kafir, ateisme, deisme, dan Zoroastrianisme. Kami akan melakukan dosa jika tidak melindungi mereka," ujarnya menambahkan.

Erbaş, yang dikenal karena membuat pernyataan fundamentalis Islam, sering menegaskan bahaya ateis dan deis. Pada Oktober tahun lalu, Erbaş mengatakan bahwa semua kejahatan dapat diharapkan dari seseorang yang tidak percaya pada akhirat (agama).

Dia sempat digugat oleh Asosiasi Ateisme karena dianggap membahayakan nyawa orang-orang non-Muslim dan menghasut kebencian dan permusuhan di depan umum.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement