Jumat 03 Apr 2020 05:34 WIB

Rumah Zakat Siapkan 10 Ribu APD untuk Tenaga Medis Indonesia

Rumah Zakat sangat serius bantu petugas medis yang bertugas menangani pasien corona

Relawan Rumah Zakat melakukan packing 10 ribu APD yang akan dibagikan ke seluruh rumah sakit di Indonesia.
Foto: Rumah Zakat
Relawan Rumah Zakat melakukan packing 10 ribu APD yang akan dibagikan ke seluruh rumah sakit di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Terbatasnya jumlah Alat Pelindung Diri (APD) yang dimiliki oleh tenaga medis di seluruh Indonesia membuat penanganan terhadap pasien virus corona/Covid-19 tidak maksimal. Bukan tanpa sebab, dokter dan petugas medis juga memerlukan perlindungan bagi diri mereka ketika menanganai pasien positive Covid-19 agar mereka tidak tertular dari pasien.

Untuk itulah, Rumah Zakat sebagai Lembaga yang terus berkomitmen dalam mencegah penularan Covid-19 memberikan bantuan berupa 10 ribu APD bagi seluruh tenaga medis yang siap untuk didistribusikan ke Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 di seluruh Indonesia.

Salah satu Relawan Rumah Zakat, Dhika menyebutkan bahwa Rumah Zakat sangat serius membantu petugas medis yang sedang bertugas menangani pasien Covid-19.

”Relawan saat ini dikerahkan untuk packing perlengkapan perlindungan untuk tenaga medis sejak pagi, ini harus cepat selesai agar bantuan ini cepat disebar,” kata Dhika, Kamis (2/4).

 Dhika menambahkan, saat ini 10 ribu APD sudah siap untuk didistribusikan dari kantor pusat Rumah Zakat di Bandung. “Kantor Rumah Zakat Pusat kita jadikan sebagai Gudang tempat logistik yang akan disalurkan keseluruh Indonesia. Kami pastikan semua kualitasnya bagus dan baik, ” tambahnya.

Rumah Zakat terus berkomitmen untuk memberikan bantuan terbaik kepada semua orang, termasuk petugas medis yang saat ini sedang berjuang menyembuhkan pasien Covid-19. Selain APD, Rumah Zakat juga terus memberikan bantuan lainnya seperti paket sembako untuk masyarakat terdampak ekonomi akibat wabah virus, makanan siap santap untuk tenaga medis serta suplemen vitamin.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement