Selasa 17 Mar 2020 06:42 WIB

Maroko Tutup Semua Masjid Lawan Penyebaran Corona

Masjid di Maroko akan dibuka kembali setelah wabah virus terkendali.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Maroko Tutup Semua Masjid Lawan Penyebaran Corona. Masjid Koutoubia di Kota Marrakech, Maroko.
Foto: bestourism.com
Maroko Tutup Semua Masjid Lawan Penyebaran Corona. Masjid Koutoubia di Kota Marrakech, Maroko.

REPUBLIKA.CO.ID, RABAT -- Maroko membuat kebijakan menutup semua masjid. Pemerintah juga mengimbau warganya beribadah di dalam rumah.

Menurut laporan kantor berita negara yang dikutip di Alarabiya, kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi penyebaran virus corona. Pemerintah juga sedang menyiapkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengurangi risiko corona.

Baca Juga

Otoritas Akademik tentang Fatwa, Afrika Utara mengeluarkan putusannya pada Senin (16/3). Otoritas juga meyakinkan masjid akan dibuka kembali setelah wabah virus terkendali.

Selain menutup semua masjid di negara itu, Maroko juga akan menutup restoran, bioskop, tempat olahraga dan hiburan di tengah wabah virus corona.

Beberapa penerbangan khusus diberangkatkan dari Maroko untuk membawa pulang ribuan warganya yang terdampar di Eropa. Kerajaan beberapa waktu lalu mengumumkan akan menghentikan semua lalu lintas udara reguler karena virus korona.

Pihak berwenang Maroko mengungkapkan jumlah corona yang dikonfirmasi di negara itu meningkat menjadi 28 dari 18. Satu orang sejauh ini meninggal akibat virus di Maroko.

Negara ini juga telah mengambil serangkaian langkah untuk menahan penyebaran virus. Di antaranya menutup sekolah dan universitas, membatalkan acara olahraga dan budaya, serta melarang pertemuan publik lebih dari 50 orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement