REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dua Ormas besar, Persatuan Ummat Islam dan Nahdlatul Wathan mengadakan pertemuan di Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Pancor, Lombok Timur, Jum’at (13/3). Keduanya sepakat untuk terus menjalin kerja sama, saling mengunjungi mempererat ukhuwah, dan saling taawanu ‘alal birri wattaqwa.
“Silaturahim DPP PUI dengan PB NW Pancor berjalan dengan khidmad dan penuh kehangatan,” ujar Raizal Arifin, dalam siaran persnya, Ahad (15/3).
Pada pertemuan, masing-masing organisasi yang turut serta memerdekakan NKRI ini saling memperkenalkan organisasi dan kepengurusan yang hadir.
Dalam kesempatan itu itu rombongan dari DPP PUI yang hadir adalah Ketua Umum DPP PUI, Nurhasan Zaidi, di dampingi Sekretaris Jenderal DPP PUI Raizal Arifin dan Pjs PP Pemuda PUI, Kana Kurniawan, serta rombongan pengurus lainnya.
Sedangkan dari Nahdlatul Wathan diwakili oleh Pengurus Dewan Mustasyar Tuan Guru Yusuf Mamun, Ketua Dewan Pakar Husni dan Wakilnya Taufik.Pengurus Besar Nahdlatul Wathan di Wakili Ketua 1, Rusiadi Suyuti dan perwakilan pimpinan perguruan tinggi, Ketua Badan Otonom Pemuda Nahdlatul Wathan Halqi dan Muslimah Nahdlatul Wathan, Siti Rohmi Jalilah.
“Kami meneruskan budaya silaturahim para pendahulu kami, saling mengunjungi mempererat ukhuwah, untuk saling taawanu ‘alal birri wattaqwa,” ujar Ketua Umum DPP PUI Nurhasan Zaidi.
Kedua Ormas saling mengapresiasi kemajuan dan pencapaian masing-masing organisasi. Keduanya sepakat untuk terus menjalin kerja sama.
“Sinergitas dan kolaborasi menjadi sangat penting, kita tidak bisa membangun dan memajukan umat ini sendirian, kita perlu bergandeng tangan dengan berbagai elemen,” kata Nurhasan
Menurut Nurhasan, pihaknya juga, akan terus melakukan roadshow silaturahim ke semua ormas dan elemen masyarakat lainnya guna merajut benang persatuan ummat dan bangsa.
Selain itu juga, PUI akan membantu penulisan novel biografi TG KH Muhamad Zainuddin Abdul Majid pendiri Nahdlatul Wathan.