Rabu 04 Mar 2020 21:40 WIB

Ketua Umum DMI Imbau Masjid Lakukan Sanitasi Siaga

Diimbau teratur menjaga kebersihan lantai masjid/mushala dengan cairan disinfectant.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Fakhruddin
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla di Kantor DMI imbau masjid dan mushala melakukan sanitasi siaga untuk merespon wabah Covid-19, Rabu (4/2).
Foto: Republika/Fuji EP
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla di Kantor DMI imbau masjid dan mushala melakukan sanitasi siaga untuk merespon wabah Covid-19, Rabu (4/2).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sehubungan dengan dampak wabah virus Corona atau Covid-19, Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) mengimbau untuk melakukan langkah Sanitasi Siaga di masjid-masjid dan mushala. Pimpinan wilayah, daerah, cabang dan ranting DMI bersama DKM dan takmir masjid/ mushala setempat diimbau bekerjasama melakukan Sanitasi Siaga.

Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla (JK) menyampaikan, dalam rangka menghadapi musibah virus Corona di seluruh dunia. Berdasarkan pengalaman di banyak negara perkembangan Covid-19 sangat cepat. Indonesia yang padat penduduknya juga mesti waspada terhadap wabah Covid-19.

"Karena itu Dewan Masjid Indonesia menyerukan kepada seluruh masjid di Indonesia, 800 ribu masjid, para jamaah dan pengurus masjid untuk mengambil langkah dan menjaga masyarakat dan jamaah dari musibah (Covid-19)," kata JK kepada Republika di Kantor PP DMI, Rabu (4/3).

JK melalui surat imbauan yang dikeluarkan DMI menyampaikan, pertama, diimbau teratur menjaga kebersihan lantai masjid/mushala dengan cairan disinfectant. Kedua, menjaga kebersihan karpet dan alas shalat lainnya dengan rutin. Untuk itu penggunaan alat penyedot debu atau alat pembersih lainnya sangat dianjurkan.

Ketiga, diimbau menjaga kebersihan tempat wudhu dan toilet dengan cairan disinfectant. Keempat, mengimbau para jamaah shalat agar membawa sajadah atau saputangan kain yang bersih untuk dijadikan alas sujud masing-masing.

"Kelima, meminta para jamaah yang sedang batuk, demam, dan mengalami gejala sakit seperti flu atau salesma agar melaksanakan shalat di rumah hingga sembuh," ujarnya.

JK menambahkan, keenam, jajaran pengurus DMI diimbau ikut mengawasi penyebaran atau penularan Covid-19. Kemudian diimbau segera melaporkan jika ada warga di sekitar masjid dicurigai terdampak Covid-19.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement