Senin 24 Feb 2020 20:42 WIB

Universitas Jawaharlal Nehru Rayakan Haul ke-1.150 Al Farabi

Peringatan Haul Al Farabi menggandeng Kedutaan Khazakhstan di India.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah
Peringatan Haul Al Farabi menggandeng Kedutaan Khazakhstan di India. Al-Farabi (ilustrasi).
Foto: kaznu.kz
Peringatan Haul Al Farabi menggandeng Kedutaan Khazakhstan di India. Al-Farabi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI – Universitas Jawaharlal Nehru menyelenggarakan Meja Bundar I Delhi yang didukung Kedutaan Besar Kazakhstan di India pada Senin (17/2) dalam rangka peringatan ke-1.150 Al Farabi. 

Dilansir di economictimes.com, Ahad (23/2) Duta Besar Kazakhstan untuk India, Yerlan Alimbayev, dalam sambutannya mengatakan hari kelahiran al-Farabi telah masuk dalam agenda UNESCO 2020.  

Baca Juga

"Perayaannya di Delhi akan memberikan dorongan yang kuat untuk studi dan pemahaman ilmuwan terkenal," ujar dia.

Meja bundar dihadiri delegasi Universitas Nasional Kazakhstan  Al Farabi dengan presentasi tentang kehidupan dan karya-karya filsuf dan pemikir yang luar biasa.

 

Para akademisi dan kepala pusat-pusat dan institut ilmiah India yang berbicara pada acara tersebut juga mencatat pentingnya warisan Al Farabi dan menekankan pentingnya acara-acara semacam itu untuk pemulihan hubungan budaya kedua negara.

Acara ini merupakan perayaan yang didedikasikan untuk peringatan ke-1150 Al Farabi di India. Beberapa tahun yang lalu Universitas Nasional Al-Farabi Kazakhstan membuka Rumah Al-Farabi di Delhi. 

Patut dicatat bahwa nanosatellite domestik pertama Kazakhstan yang dinamakan Al Farabi diciptakan para ilmuwan muda dari Universitas Nasional Kazakhstan, diluncurkan dari Satish Dhawan Space Center di India.

Al Farabi berasal Kazakhstan yang terkenal sebagai seorang filsuf dan ahli hukum  yang menulis di bidang politik, filsafat, metafisika, etika, dan logika. Dia juga seorang ilmuwan, kosmologis, matematikawan, dan sarjana musik. 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement