Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

5 Ciri-Ciri Rasulullah SAW dalam Syair Lam Yahtalim

Jumat 21 Feb 2020 23:14 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Kawasan Raudhah dan koridor di depan Makam Rasulullah SAW kian padat menyusul makin banyaknya jamaah haji yang tiba di Madinah, Selasa (24/7). Para jamaah berebut mengunjungi tempat yang disebut penuh berkah tersebut.

Kawasan Raudhah dan koridor di depan Makam Rasulullah SAW kian padat menyusul makin banyaknya jamaah haji yang tiba di Madinah, Selasa (24/7). Para jamaah berebut mengunjungi tempat yang disebut penuh berkah tersebut.

Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Ciri-ciri Rasulullah SAW disebutkan secara singkat dalam gubahan syair.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Nadham atau syair "Lam Yahtalim" sangat populer di lingkungan pesantren. Biasanya syair itu dilantunkan para santri setelah mengikuti mengaji metode bandungan terutama pada kitab-kitab yang membahas kaitannya dengan akhlak. 

Baca Juga

Syair ini juga sering dilantunkan para santri setelah mengikuti kajian pasaran selama Ramadhan. Atau terkadang juga dilantunkan dalam acara-acara tertentu. 

Penulis sendiri sering mendapati santri-santri di beberapa pondok pesantren di Cirebon-Kuningan yang melantunkan syair ini terutama setelah mengaji kitab saat bulan suci Ramadhan.

Syair Lam Yahtalim atau disebut juga Al Syamail Al Muhammadiyah al Syarifah sejatinya berisi bait-bait yang menerangkan keistimewaan Rasulullah. Kendati tak diketahui jelas siapa orang yang pertama kali menulis syair ini, namun syair Lam Yahtalim ini dapat ditemukan dalam kitab Maraqi Al Ubudiyah karya Syekh Nawawi Al Bantani. 

Berikut bunyi serta arti syair Lam Yahtalim yang berisikan keistimewaan Rasulullah.

لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰـهَ مُطْـلَقًا أَبَدًا # وَمَا تَثـَائَبَ أَصْـلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ

Rasulullah tidak pernah mimpi bersetubuh baik sebelum jadi nabi atau setelahnya. Beliau juga sama sekali tidak pernah menguap sepanjang masa.

مِنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرَبْ وَمَـا وَقَعَتْ # ذُبَابَةٌ أَبَـدًا فِى جِسْمِـهِ الْحَسَنِ

Tidak ada satu pun binatang yang melarikan diri (liar) dari beliau. Tidak pernah ada lalat hinggap di tubuh beliau yang mulia

بِخَلْـفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَـــبَتَتْ # وَلَا يُرٰى أَثْـرُ بَوْلٍ مِـنْهُ فِيْ عَلَنِ

Beliau bisa mengetahui sesuatu yang ada di belakangnya, seperti beliau melihat sesuatu itu yang ada di hadapannya. Bekas air kencing beliau tidak pernah dilihat di permukaan bumi

وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَـمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ # وَلَايَرٰى ظِـلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَـطِنِ

Hati beliau tidak pernah tidur, walaupun mata beliau mengantuk. Bayangan beliau tidak pernah dapat dilihat oleh orang cerdas ketika beliau kena sinar matahari.

كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَـتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا # عِنْـدَ الْوِلَادَةِ صِـفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ

Dua pundak beliau selalu terlihat lebih tinggi dari pundak orang-orang yang duduk bersama beliau. Ceritakanlah sifat beliau bahwa beliau telah dikhitan semenjak dilahirkan

هَذِه الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أٰمِنًا # مِنْ شَرِّ نَـارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِـنْ مِحَنِ

Ini semua merupakan keistimewaan beliau, hendaknya engkau hapalkan bait tersebut, niscaya engkau mendapat perlindungan dari bahaya kebakaran, pencurian dan musibah.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA