Jumat 21 Feb 2020 22:51 WIB

Nikmati Air Bersih,Warga Desa Bongas Tak Perlu Patungan Lagi

Selain musim kemarau, musim hujan mereka juga kesulitan air

Tampak warga menggunakan air bersih untuk bersuci di Musholla
Foto: dok actnews
Tampak warga menggunakan air bersih untuk bersuci di Musholla

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT-- Sulitnya mendapatkan air bersih tidak hanya dialami warga saat musim kemarau, namun juga saat musim hujan. Untuk tetap mendapatkan air, warga Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Bandung Barat kerap patungan untuk mengalirkan air rawa dari Waduk Saguling. Namun, kini mereka tak perlu patungan lagi untuk menikmati air bersih. 

Ratusan warga Desa Bongas, begitu bersyukur dengan kehadiran Sumur Wakaf yang diresmikan pada Selasa (11/2). Dibangun di area Masjid Al Huda, Desa Bongas, sumur yang diwakafkan oleh Water.Id melalui Global Wakaf-ACT ini melepaskan warga dari belenggu krisis air bersih.

Krisis air bersih memang menjadi permasalahan warga Desa Bongas sebelum Sumur Wakaf dibangun di desa mereka. Sulitnya mendapatkan air bersih tidak hanya dialami warga saat musim kemarau, namun juga saat musim hujan. Untuk tetap mendapatkan air, warga Desa Bongas kerap patungan untuk mengalirkan air rawa dari Waduk Saguling.

“Biayanya cukup mahal, bisa di atas Rp 10 juta hingga Rp 50 juta. Belum lagi air rawa hanya bisa digunakan untuk kegiatan MCK dan tidak bisa dikonsumsi. Untuk masak dan minum, warga harus membeli air bersih layak konsumsi lagi,” kata Adi Nurdiansyah Effendi dari Tim Program Global Wakaf  ACT Jawa Barat seperti dikutip laman ACT News.

Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, kondisi ini makin menyulitkan warga Desa Bongas. “Mereka juga jarang yang memiliki sumur bor di rumah mereka. Oleh karena itu, Global Wakaf-ACT Jawa Barat dan Water.Id membangun Sumur Wakaf pada 13 Desember 2019 lalu untuk warga Desa Bongas. Alhamdulillah, kini Sumur Wakafnya sudah bisa mereka gunakan,” imbuh Adi, Kamis (20/2).

Sumur Wakaf di Masjid Al Huda tersebut dilengkapi dengan fasilitas MCK dan tempat berwudu. Dengan demikian, air bersih tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan harian 500 jiwa di Desa Bongas, namun juga untuk kebutuhan ibadah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement