Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Bantu Air Bersih Pascabanjir, Rumah Zakat Sumbang Toren

Jumat 31 Jan 2020 17:14 WIB

Red: Gita Amanda

Rumah Zakat kembali membantu memberikan akses air bersih. Kini mereka memberikan bantuan toren untuk Pondok Pesantren Latansa, Lebak, Banten.

Rumah Zakat kembali membantu memberikan akses air bersih. Kini mereka memberikan bantuan toren untuk Pondok Pesantren Latansa, Lebak, Banten.

Foto: Rumah Zakat
Banjir bandang menyebabkan warga sulit mengakses air bersih.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Rumah Zakat menyalurkan toren berukuran 3.000 liter untuk Pondok Pesantren Latansa, di Kampung Parakansantri, Desa Banjar Irigasi Kecamatan Lebakgedong Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (28/1) lalu. Pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan sulitnya warga untuk mengakses air bersih.

Menurut Izzatul Yazid, Relawan Rumah Zakat, toren yang disalurkan akan digunakan untuk menampung air bersih. Hal tersebut dikarenakan air dari pegunungan masih keruh dan belum bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari.

“Saya mewakili warga di sini mengucapkan terima kasih sudah memberikan bantuan. Toren ini sangat bermanfaat bagi kami, karena sebelumnya kami hanya menggunakan tangki kecil untuk menampung air bersih,” kata Ahmad, Pengurus Ponpes Latansa.

Selain menyalurkan toren, Rumah Zakat juga menugaskan 20 relawan untuk membantu membersihkan sisa-sisa lumpur. Di aksi tersebut, Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Dampak dari banjir bandang yang terjadi di wilayah Lebak ini cukup besar dan merusak beberapa fasilitas umum. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi warga yang terdampak,” kata Yazid.

Baca Juga

photo
Rumah Zakat kembali membantu memberikan akses air bersih. Kini mereka memberikan bantuan toren untuk Pondok Pesantren Latansa, Lebak, Banten.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA