Rabu 15 Jan 2020 07:56 WIB

Warga Gaza di Palestina Bantu Korban Banjir di Indonesia

Warga Gaza di Palestina menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Bantuan dari warga Gaza, Palestina, untuk korban banjir di Indonesia.
Foto: Dok Republika
Bantuan dari warga Gaza, Palestina, untuk korban banjir di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Hujan deras di awal tahun 2020 menyebabkan banjir dan longsor di beberapa wilayah Indonesia, seperti di Jabodetabek hingga Banten. Atas musibah tersebut, warga Palestina di Gaza mengumpulkan dana bantuan dan disalurkan untuk korban bencana banjir di Indonesia.

Aktivis Indonesia yang bertugas di Palestina dari Yayasan Nusantara Palestina Center (NPC), Abdillah Onim, mengatakan, bencana banjir kali ini di Indonesia turut menyisakan luka yang mendalam bagi warga Palestina di Gaza. Aksi pengumpulan dana dilakukan warga Gaza semata-mata bentuk kecintaan dan persaudaraan yang erat dengan Indonesia.

Baca Juga

"Meski warga Gaza pun tengah berada dalam keadaan sulit, mereka tetap mau membantu meringankan beban dari korban banjir di Indonesia," kata pria yang akrab disapa Bang Onim ini, saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (14/1).

Dia mencatat dari berbagai informasi yang ia himpun, adapun wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang adalah Desa Sajirah Mekar yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Sedikitnya, 98 rumah, dua mushala, satu pesantren, dan 58 hektare lahan pertanian rusak diterjang banjir.

Menyikapi musibah banjir tersebut, lanjutnya, para aktivis kemanusiaan membuka posko bantuan darurat dan pengungsian terhadap warga yang terdampak banjir bandang, tak terkecuali masyarakat Palestina.  Meski warga Palestina masih hidup dalam suasana terjajah oleh Israel, namun semangat mereka tetap memberikan rasa empati dan tali ukhuwah kepada warga Indonesia yang terdampak banjir.

Banjir besar setidaknya telah mengakibatkan kerugian besar bahkan telah memakan korban jiwa. Tragedi banjir menyita perhatian dari masyarakat Palestina, salah satunya adalah warga asal Kota Gaza, Madam Rajaa Muslimah. Warga asli Palestina yang lahir di Kota Gaza ini rela menyisihkan sebagian dari uang tabungannya yang ia tabung selama berada Jalur Gaza senilai Rp 35 juta.

Menururnya, meski secara jumlah hal itu mungkin terdengar sangat sedikit, akan tetapi nilai kecintaan Palestina terhadap Indonesia tak dapat diukur dengan uang dan materil. Madam Rajaa, kata dia, baru saja tiba di Jakarta pada awal Janauari 2020 untuk memberikan bantuannya.

Adapun bantuan dari warga Palestina tersebut didistribusikan kepada warga Banten yang difasilitasi oleh Nusantara Palestina Center (NPC), Senin (13/1). Diharapkan, kata dia, bantuan tersebut dapat meringankan beban hidup masyarakat korban bencana banjir di Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.

Adapun bantuan yang diberikan antaranya berupa 150 paket alat kebersihan yang terdiri dari ember, gayung, alat pel, sapu, dorongan air, pengki sampah, sikat, dan karbon lantai. Selain itu bantuan makanan juga disediakan, antara lain 300 paket makanan. Pihaknya juga menyiapkan 40 sak semen untuk disumbangkan guna merenovasi Mushala Baitul Amin yang mana bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Madam Rajaa.

Dalam proses penyaluran bantuan dihadiri oleh sejumlah kepala warga setempat seperti ketua RT hingga lurah. Dia berharap dengan adanya pemberian bantuan ini, hubungan kedua negara semakin dekat dan harmonis dalam balutan ukhuwah Islamiah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement